
SORONG SELATAN – Di tengah tantangan geografis dan sosial di Papua Barat Daya, sebuah unit militer tidak lagi hanya diukur dari ketangkasan memegang senjata, melainkan dari kemampuannya melakukan intervensi sosial yang presisi. Satgas Pamtas Yonif 763/SBA, yang dikenal dengan julukan “Macan Kumbang”, baru saja menunjukkan bahwa instrumen pembangunan daerah bisa dimulai dari hal yang paling spiritual: penggalangan dana gereja.
Senin (16/03/2026), personel Pos Joshiro terlibat langsung dalam aksi kolektif bersama warga Kampung Joshiro. Bukan sekadar bantuan tenaga, aksi ini adalah manifestasi dari Civic Engagement (keterlibatan warga) yang diorkestrasi oleh aparatur keamanan negara.
Filantropi Strategis dalam Administrasi Publik
Ditinjau dari perspektif administrasi publik, kegiatan membantu pencarian dana untuk rumah ibadah merupakan bentuk Co-production of Public Service. Dalam teori ini, pemerintah (dalam hal ini diwakili TNI sebagai instrumen negara) dan masyarakat bekerja sama untuk menciptakan nilai publik yang tidak bisa dicapai secara searah.
Danpos Joshiro, Letda Christo Glouhard Infanio Doelelia, S.Tr. (Han)., secara implisit menerapkan strategi Collaborative Governance. Dengan membaur dalam pencarian dana, TNI sedang menurunkan hambatan birokrasi antara penguasa wilayah dan rakyat, menciptakan rasa memiliki (sense of belonging) yang tinggi terhadap institusi negara.
Membangun Kepercayaan (Social Trust) di Perbatasan
Wilayah perbatasan seringkali menghadapi defisit kepercayaan terhadap otoritas pusat. Namun, kehadiran personel Yonif 763/SBA yang berinteraksi secara egaliter di Kampung Joshiro menjadi antitesis dari wajah militer yang kaku.
“Kami senang melihat antusiasme masyarakat. Ini adalah upaya membentuk kekompakan dan rasa kedekatan,” ungkap Letda Christo.
Dalam literatur manajemen konflik dan pembangunan wilayah, aktivitas seperti ini disebut sebagai Grassroots Diplomacy. Ketika personel militer membantu urusan logistik dan finansial rumah ibadah, mereka sedang memperkuat struktur sosial yang paling dasar. Keberhasilan pengumpulan dana gereja ini bukan sekadar soal nominal rupiah, melainkan akumulasi Social Capital (modal sosial) yang akan menjadi bantalan keamanan yang jauh lebih kuat daripada pagar kawat berduri.
Kontributor: Barat Doblang
Red./Editor: Ferry Arbania



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
