Stop! Bupati Situbondo Diduga Ancam Kebebasan Pers, Jurnalis Pamekasan Beri Peringatan Keras

Terbit: 5 Agustus 2025 | 23:07 WIB

PAMEKASAN, Madura Expose — Puluhan jurnalis dari Pamekasan, Jawa Timur, menggelar aksi solidaritas di depan kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat pada Selasa (5/8/2025). Aksi ini merupakan bentuk kecaman terhadap dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, terhadap Humaidi, seorang jurnalis Radar Situbondo.

Insiden ini terjadi saat Humaidi sedang menjalankan tugas jurnalistiknya, dan diduga melibatkan benturan fisik serta penghalangan liputan. Para jurnalis Pamekasan menilai tindakan ini sebagai pelanggaran serius terhadap kebebasan pers dan fungsi kontrol sosial media.

Empat Poin Penting Pernyataan Jurnalis

Dalam pernyataan resminya, para jurnalis Pamekasan menyuarakan empat tuntutan utama:

  1. Mengutuk keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan Bupati Situbondo.
  2. Mendukung penuh Humaidi untuk menempuh jalur hukum demi mendapatkan keadilan.
  3. Mengimbau seluruh jurnalis untuk tetap berpegang pada kode etik dan profesionalisme.
  4. Menekankan pentingnya keselamatan dan perlindungan bagi jurnalis di lapangan.

Ketua PWI Pamekasan, Hairul Anam, menegaskan bahwa tindakan pejabat publik tersebut telah mencederai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. “Kami mendesak Gubernur Jawa Timur segera mengambil tindakan tegas. Tindakan intimidasi ini tidak bisa dibenarkan dan berpotensi menciptakan budaya anti-kritik,” ujar Anam.

Solidaritas untuk Kemerdekaan Pers

Aksi yang berlangsung tertib ini bukan hanya sekadar solidaritas, melainkan juga upaya nyata untuk mengawal integritas profesi jurnalistik. Puluhan jurnalis membawa spanduk bertuliskan “Stop Kekerasan terhadap Wartawan” dan “Kemerdekaan Pers Harus Dijaga”.

PWI Pamekasan berjanji akan terus memantau kasus ini dan siap memberikan pendampingan hukum. Mereka berharap kasus ini dapat diproses secara adil dan transparan, menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menghormati peran media sebagai pilar keempat demokrasi.

 

[pmc/gmn/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Kodim Sumenep Serahkan Truk Operasional KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa

Terbit: 28 April 2026 | 12:19 WIB SUMENEP – Langkah strategis ditempuh Kodim 0827/Sumenep dalam memperkuat urat nadi perekonomian perdesaan. Penyerahan satu unit truk operasional kepada Kelompok Daerah Kerja Mandiri…

Dandim Sumenep Gaspol: Jembatan Ambunten & Bedah Rumah Warga

Terbit: 26 April 2026 | 11:31 WIB SUMENEP – Komitmen TNI dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan pengentasan hunian tidak layak di Sumenep kian nyata. Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *