Spekrakuler PP, saat menggelar Muswil Pemuda Pancasila Jatim 2017, yang dihadiri para tokoh Nasional dan 7.000-8.000 kader dan anggota PP dari seluruh pelosok Jawa Dwipa ini.

Surabaya,–Dunia ini panggung sandiwara, kata Ahmad Albar. Tapi tidak begitu bagi Pemuda Pancasila (PP).

Dunia ini panggung pengabdian PP yang nyata buat rakyat dengan membuka pintu rasa kasih kemanusiaan, disertai berbagi rejeki kepada mereka yang miskin juga menderita sekali.

Seperti diketahui masyarakat bahwa PP yang difawangi Yapto Suryo Sumarno trah dari P. Samber Nyawa dan di Jatim diamanahkan kepada H. La Nyalla M. Mattalitti dari keluarga besar Pengusaha Beragama kuat.

Ia meski berdarah Makasar-Bugis ini dikenal tangguh dan sifatnya terbuka memperkuat jati dirinya sebagai orang Surabaya – Jawa Timur, apalagi Bapaknya Machmud Mattalitti tokoh pendidikan yang lama bergelut di Unair sampai pensiun.

Spekrakuler PP yang berkibar dan diguratkan kesejarahanya sejak Rejim Soeharto sampai Pasca Era Reformasi ini PP selalu bergerak cepat bak gasing bila Ideologi NKRI yaitu Pancasila diusik oleh pihak pihak tertentu yang secara terbuka maupun secara muslihat politik (klandestein) demi tujuan sesaatnya merebut kekuasaan.

” Siapa pun otak atik Pancasila demi kepentingan sempit, dan merugikan prospek bernegara akan menghadapi barisan Pemuda Psncasila dulu,” tegas H. Agus Muslim, Sekretaris PP Jatim ini, ketika temu di Posko Utama PP di jalan Jagung Suprapto Surabaya.

Dan sejarah membuktikan, sejak awal Pancasila dijadikan Dasar Negara ini hasil ramuan semua tokoh bangsa dan pengorbanan (rasa toleransi) atas sila pertama Pancasila dari para tokoh Islam, kala itu.

Sampai timbulnya gejala pengkhianatan Pancasila di tahun 1948 dan 1965 yang populer disebut Gestok PKI.

Dan kini neo PKI mulai unjuk gigi lagi, mereka secara populer cukup berhasil memunculkan atribut maupun pralambang komunis baru di abad 21 ini yang diduga melibatkan RRC dan penguasahanya, sedang di Indonesia sudah terkontaminasi, mulai kaum muda sampai anggota DPR RI, sejak 1999.

HotNews:  Andi Arief Minta Warga Segera Tinggalkan Jakarta, Warganet: Jangan Mudik!

Agus Muslim yang dipercaya La Nyalla itu mengaku bersikap konsisten dan dunia pengabdian bagi PP akan terus dilestarikan

” Termasuk kerja kerja taktis ekosospolnya, bidang ekonomi kami berdayakan PP bersama Rakyat yang status ekonominya sangat lemah itu, ” ungkap Gus Muslim, panggilan akrabnya.

Di singgung nuansa sosial dengan berbagi rejeki, Gus Muslim sebut, gerakan zakat dan amal ini telah lama dipelopori oleh Ketua PP Jatim Mas La Nyalla.

” Jika tidak salah sejak pertengahan 1980-an sudah santuni anak yatim, thorawih bersama di rumah Mas Nyalla dan beri takjil,” tutur Gus Muslim tanpa berniat pamer.

Orang setia Nyalla itu pun ungkap tahun ini, spektakuler takjil makin aktif, meluas dan banyak.

Kini dalam Ramadhan 1438 H, para pengurus PP dan Kel Besar PP Surabaya memberi takjil di setiap kecamatan, sedang di kota dan kabupaten juga melakukan hal sama sebagai bentuk pengabdian sosial yang konkrit.

” Khusus terkait dinamika politik, Pemuda Pancasila all out untuk supporting Mas Nyalla maju Cagub Jatim 2018, dan kini semua siap bergerak.memenangkannya, ” pungkas Gus Muslim dan optimistik.(Mas).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM