Pamekasan (MaduraExpose.com)- Pasca pengeroyokan yang menewaskan Sofyan Nofabrianto (19), siswa kelas III, SMKN 1 Pamekasan, Madura membuat pihak sekolah mengaku cemas dan khawatir hingga memilih meliburkan 50 siswa-siswinya yang berasal dari kecamatan Proppo.
Kebijakan pihak sekolah tersebut tergolong khusus karena hanya diberlakukan bagi siswa-siwi asal Kecamatan Proppo, Kabupaten Pameakasan.
Menurut pihak sekolah,itu dilakukan, karena dugaan sementara, 10 orang yang merupakan pelaku pengeroyokan yang menewaskan Febri, diduga kuat berasal dari daerah Proppo.
Subiyanto, Kepala SMK I Pamekasan mengakui, ke 5o siswa-siswinya yang diliburkan tersebut demi mencegah timbulnya korban susulan karena hingga saat ini para pelaku belum berhasil diciduk aparat kepolisian.
Jatah libur bagi siswa asal Proppo ini diberlakukan sampai batas waktu tak ditentukan.
Sedang permintaan libur, disampaikan pihaknya, dengan menggunakan SMS dan juga pemberitahuan secara langsung.
“Dengan berat hati dan demi mencegah jatuhnya korban yang lain. 50 siswa asal proppo kami liburkan karena khawatir , pihak yang berniat balas dendam salah sasaran lagi keanak didik kami”, terangnya.
Sementara Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Siti Maryatun membenarkan kejadian tersebut dan terus melakukan penyelidikan siapa pelaku pengeroyokan yang menewaskan febri, Siswa SMK I Pamekasan.
Pihaknya akan memintai keterangan Rispandi teman korban yang pulang bersama pada saat terjadinya aksi pengeroyokan oleh 10 orang tak dikenal, tepatnya dipinggi jalan, Depan SMA Negeri 4 Pemekasan pukul 12.30 wib pada Senin (6/10/2014) lalu.





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)