
MaduraExpose.com-Seorang siswa yang merupakan peserta Ujian Nasional (UN) terpaksa mengerjakan lemabaran soal di Lemabaga Pemasyarakatan atau Lapas setempat, setelah sebelumnya terlibat tindak pidana kriminal.
Siswa yang mengikut UN di dalam jeruji besi ini bersal dari salah satu SMA swasta di Kecamatan Ambunten, karena hingga saat ini kasusnya masih menjalani persidangan di pengadilan negeri (PN) Sumenep,Madura, Jawa Timur.
“Siswa yang ikut UN ini titipan dari tahanan Kejari Sumenep Mas”, ujar Muhammad Kafi, Kalapas Sumenep, Madura, Senin Pagi (13/4/2015).
Informasi yang dihimpun MaduraExpose.com menyebutkan, siswa yang mengikuti UN dari balik jeruji besi itu sebelumnya kesandung kasus kriminal berupa pencurian speda motor milik salah satu warga.
Untuk diketahui, jumlah peserta ujian nasional saat ini di Kabupaten Sumenep jumlahnya mencapai 12.424 peserta. Dua diantaranya menjalani ujian diluar sekolah, namun tetap mendapat pengawasan dari dinas terkait dan sejumlah kepolisian.
“Dua siswa ikut UN diluar sekolah karena kasus asusila dan tindak kriminal pencurian”, ujar Nurul Hamzah, Kepala Bidang Menengah Disdik Sumenep, Madura, Jawa Timur.
(Fer)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)