Sumenep,Maduraexpose.com- Tiga kos-kosan di kawasan Kota Sumenep diduga sering dijadikan ajang mesum oleh belasan wanita cantik dengan memasukkan laki-laki bukan muhrimnya ke kamar mereka secara diam-diam.

Sepandai-pandainya menyimpan bangkai, akhirnya perbuatan mereka tercium oleh aparat kepolisian setempat yang langsung melakukan penggerebekan ke sejumlah rumah kos-kosan yang tersebar di tiga lokasi.

Tiga kos-kosan yang disisir aparat tersebut yakni dekat terminal Aryawiraraja, Dekat Masjid Jamik dan kawasan Jalan Trnujoyo,Kota Sumenep.

Informasi yang bersumber dari Humas Polres Sumenep menyebutkan, dari penyisiran tiga kos-kosan tersebut, sebanyak 15 wanita cantik yang diduga sering memasukkan pria kedalam kamarnya teresebut tanpa identitas atau KTP.
Penangkapan terhadap 15 wanita itu karena ‘permintaan’ masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya penggerebekan massa. Kendati demikian, pihak kepolisian mengaku tidak paham mengenai status dan profesi mereka.

“Kami hanya menjalankan tugas sebagaimana laporan masyarakat yang mengaku sangat diresahkan dengan ulah mereka”, ujar Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Dewayana melalui juru bicara Kasubag Humas Polres AKP Hasanuddin, Kamis (12/11/2015).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Penangkapan terhadap 15 wanita di tigas rumah kos-kosan itu dilakukan pada pukul 09.00 WIB.
Dari lima belas wanita yang diamankan aparat tersebut, satu diantaranya mengaku bernama Badratul Hasanah dari Pasongsongan, Sumenep dan Restu Handayani asal Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
(j86/b@r)