Serunya Babinsa Pragaan dan Warga Halau Burung Padi

Terbit: 17 Mei 2017 | 18:38 WIB

MADURAEXPOSE.COM,Sumenep – Hama burung pipit dan gereja sering menyerang tanaman padi yang sudah cukup mulai menguning di sawah Desa Pakaban Daya, Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep – Madura Akibatnya, para petani harus menjaga sawahnya dari serangan hama burung tersebut.

Menyikapi hal tersebut Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0827/09 Pragaan Serka Santoso melaksanakan pendampingan kepada anggota Kelompok Tani (Poktan) “Mekar Sari” dengan ketua Lasimo untuk menjaga hama burung yang menyerang tanaman padi usia 85 hari di lahan sawah seluas 1,6 hektar, (17/05/2017).

Danramil 0827/09 Pragaan Kapten Inf Muher mengutarakan dalam kegiatan tersebut Babinsa membantu pembuatan alat untuk mengusir burung yang mengganggu tanaman para petani. Kata dia, metode yang digunakan untuk mengusir hama burung ini antara lain membuat orang-orangan, umbul-umbul, membunyikan kaleng dan memasang plastik kresek.

Dalam kegiatan penghalauan hama burung Serka Santoso mengungkapkan, pendampingan pemasangan jaring-jaring ini pada tanaman padi yang bertujuan untuk mengurangi serangan hama burung yang sering mengganggu tanaman padi yang mengakibatkan hasil dari tanaman akan berkurang karena padi terserang dan dimakan oleh hama burung.

“Selain tanaman padi kita jaga untuk mengurangi serangan hama tikus maupun serangan hama burung dengan menjaga dan menunggu langsung di sawah. Maka kita tambah dengan memasang jaring-jaring untuk mengamankan tanaman padi dari serangan hama burung yang dianggap paling meresahkan para petani saat ini,”pungkasnya.‎[purnomo/arbannia]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *