Pulau Sapudi Sumenep, Madura, Jawa Timur/Istimewa.

Maduraexpose–saat mau wawancara wantawan ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terkesan menutup-nutupi terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan instansi itu, yang diduga serig tidak masuk kantor dalam kurun waktu yang sangat lama.

Hasil penelusuran tim investigasi Madura Expose di lapangan, termasuk informasi dari sejumlah sumber yang sangat terpercaya menyebutkan, bahwa Kepala UPT Dishutbun Kecamatan Gayam Kepulauan Sapudi, Sumenep itu diduga tidak pernah masuk kantor, dan malah memilih beraktivitas di rumahnya dengan mengelola toko miliknya, di Desa Kacongan Kecamatan Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“ menurut sumber yang diterima, Sering dia kelihatan di rumahnya, padahal dia itu PNS (Kepala UPT) tapi kerjaannya cuma mengelola tokonya saja setiap hari,” ujar tetangganya, yang tidak mau di sebutkan namanya, Senin (8/8/2016).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Sementara Kepala UPT Dishutbun Gayam, Marsuto,saat di temui di rumahnya, malah menampik adanya laporan warga terkait oknum PNS yang sudah lama tidak masuk kator tersebut.

“Saya sering tidak masuk karena terkendala cuaca yang buruk,” kilah Kepala UPT Dishutbun Gayam, Marsuto kepada wartawan.

Sementara pihak Dinas kerhutanan dan Perkebunan Sumenep, tidak mau memberikan tanggapan kepada awak media, saat mendatangi Kantor Dishutbun. Senin (08/08/2016).

Sekretaris Dishutbun Sumenep, Agus Prayogi mengatakan tidak bisa memberikan tanggapan terkait bawahannya yang jarang masuk kantor itu.

“Lebih baik langsung menuju ke Pak Kadis aja mas, agar bisa lebih leluasa memberikan tanggapan kepada bawahannya yang kurang aktif itu,” ujarnya kepada MaduraExpose.com.

Sementara, Kepala Dinas Hutbun Sumenep, Herman Poernomo, berkali-kali didatangi ke kantornya, yang bersangkutan sedan tidak ngantor. (*)
As)

HotNews:  Jejak Digital Indra Wahyudi, Dari Ecek-Ecek Hingga Nyaris di Bogem Pegawai RSUD Sumenep