SBP: Tumbangkan Presiden Bukan Tindak Pidana

Terbit: 10 November 2016 | 23:56 WIB

Pengamat politik mengkhawatirkan waktu yang diberikan oleh pemerintah soal penistaan agama oleh Basuki Thajaja Purnama atau Ahok. Di antaranya pengamat ini mengatakan kemungkinan akan ada isu atau penumpang gelap yang mencoba memanfaatkan kasus penistaan agama dan aksi damai Bela Islam II selama waktu yang diberikan itu.

Di lain sisi, mengenai adanya isu-isu menumbangkan Joko Widodo sebagai Presiden beberapa waktu lalu Sri Bintang menyambut baik. Terlebih ia mengatakan bahwa tokoh agama dan ulama “sudah” menyetujuinya. Sehingga menurutnya akan lebih mudah untuk menumbangkan Jokowi.

“Tumbangkan Presiden Jokowi itu bukanlah tindak pidana. Dahulu Soekarno, Soeharto, Gusdur, hingga Megawati pun pernah. Dan saya kira, pikiran-pikiran untuk jatuhkan dirinya melalui Sidang Istimewa mendapat dukungan dari kiai, ulama, dan habaib. Dan mereka sepakat sidang, termasuk menjatuhkan Presiden,” tambahnya.

Menurut aktivis senior ini, bila saja tidak ada ulama dan tokoh agama merespons soal penistaan Al-Qur’an yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mana mungkin jutaan umat Islam akan turun ke jalan melakukan aksi damai.

“Jika tidak ada ulama kemarin, tidaklah mungkin ada 2,3 juta pada tanggal 4 Nopember 2016 lalu. Itu menandakan ulama (santri) berperan. Pun termasuk saat detik-detik Soekarno jatuh dengan mahasiswa dan para santri di pesantren,” tutupnya.

www.maduraexpose.com

(Robi/voa-i]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *