Astaghfirullah, Tiga Orang Tewas Tersambar Petir

Terbit: 11 November 2016 | 06:39 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Berada di tengah sawah saat hujan disertai petir melanda memang sangat berbahaya.

Bahkan ketika sudah berteduh di gubuk sekalipun, petir masih saja bisa menyambar.

Rabu (9/11/2016) siang, netizen dikejutkan dengan kabar kematian tiga warga Madura, yang sedang berteduh di gubuk tengah sawah.

Mereka tersambar petir saat berteduh dari hujan di gubuk tersebut.

Kabar itu disebarkan oleh akun Facebook Hilmi Ar Rohmah petang ini.

“Innalillahi wainna ilaihiroji’un. Semoga amal ibadahnya di terima di sisi Allah bapak dan ibuk beserta anaknya. Mati disambar petir di saat berteduh karena hujan di tempat pertanian/ sawah. Bangkalan madura trageh,” tulis Hilmi.

Beberapa netizen membenarkan peristiwa itu bila memang terjadi tadi siang.

Menurut pemilik akun Facebook Dzakiratul Faizah, peristiwa mengenaskan itu terjadi di Desa Karang Leman, Kecamtan Trageh, Bangkalan.

Sejauh ini, Tribunjogja.com masih berupaya mengkonfirmasi Hilmi untuk menjelaskan hal tersebut.

Saat ini, postingan itu menyebar viral dan telah dibagikan 673 kali hanya dalam waktu dua jam.

Sebagaimana dikutip dari koranmadura.com, ketiga korban sebenarnya merupakan orang dewasa.

Mereka diketahui bernama Solikan, Misnati, keduanya merupakan warga Desa Soket Laok, dan Brama, warga Desa Karang Leman.

Mereka sudah berada di sawah sejak pagi untuk membersihkan rumput. Sekitar pukul 11.30 WIB hujan turun sehingga ketiganya berteduh di gubuk. (*)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *