Sarinah Pamekasan Tabur Bunga

Terbit: 22 April 2016 | 09:42 WIB

MADURA EXPOSE– Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional (DPC GMNI) Kabupaten Pamekasan memperingati hari Lahir R.A. Kartini. Dalam memperingati Momentum yang biasa diselenggarakan setiap tanggal 21 April Ini, DPC GMNI Pamekasan melakukan aksi Tabur Bungan di Area Monumen Arek Lancor serta melakukan Orasi Ke perempuanan.

Kordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Ira Khoir mengatakan, aksi Tabur Bunga yang dilakukan Oleh Sarinah (Sebutan Perempuan GMNI) tersebut untuk merefleksikan perjuangan R.A. Kartini.

“Kami, menegaskan bahwa perempuan juga mempunyai Hak yang sama untuk membangun negeri. Oleh sebab itu, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak mengesampingkan peran Perempuan dalam kehidupan Berbangsa Dan Bernegara.” Tegas perempuan yang sering disebut Sarinah Ira ini.

Menurut Ira, Sarinah DPC GMNI Pamekasan juga berharap, dengan Spirit R.A. Kartini, Tidak ada lagi perbudakan Kepada buruh Perempuan. “Kami memperjuangkan Hak Perempuan. Oleh sebab itu kami menentang Penindasan kepada buruh Perempuan. Kami juga meminta kepada Pemerintah untuk tegas melindungi Para TKW yang sering mendapatkan kekerasan.”

Selain itu lanjut ira, dirinya ingin Agar para Puteri Indonesia bersama menorehkan prestasi yang bisa mengharumkan nama Baik perempuan indonesia. “Sekuat apapun usaha kita, kalau para perempuan tidak mau bangkit dan melakukan perubahan, percuma juga kan hasilnya?.” Tutup Ira Khoirul [ADDARORI IBNU WARDI/FERRY ARBANIA]

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *