MADURA EXPOSE–Tewasnya residivis curanmor ditembak mati anggota kepolisian Sumenep masih menjadi tanda tanya besar dikalangan pihak keluarga korban yang menunggu diruang kamar Jenazah. Beberapa keluarga mengaku tidak diperkenankan masuk jenazah.

“Keluraga korban tidak dibolehkan masuk ke kamar jenazah, termasuk anak perempuannya juga dilarang,”ujar salah satu keluarga korban saat dimintai konfirmasi sejumlah wartawan di depan kamar Jenazah RSUD H.Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (1/9/2016).

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian setempat menyebutkan, sebelum ditembak mati, Samsul (35) dinyatakan sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas). Korban tertembak sekitar pukul 13.00 Wib di Jalan Desa Bulle’en, Kecamatan Batuputih, Sumenep.

“Ada seorang petugas terluka, makanya ditembak. Peluru bersarang diats perutnya,” terang AKP Hasanudin, Kasubag Humas Polres Sumenep kepada awak media.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih terbaring kaku diruang jenazah RSUD H.Moh Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Aas/fery]

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM