Achmad Fauzi dan Said Abdullah

Maduraexpose.com, Sumenep- Pada tanggal 5 Februari 2015 lalu, Said Abdullah kepada awak media di Sumenep menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai kandidat  calon bupati (Cabup) pada Pilkada Desember 2015.

Meski secara formalitas, PDI Perjuangan, beberapa waktu lalu telah menyerahkan rekomendasi kepada keponakannya, yakni Achmad Fauzi sebagai Bacawabup mendampingi Busyro Karim,kandidat dari petahana. Namun rupanya hal tersebut menjadi sinyalemen ‘galau’ bagi kalkulasi politik masyarakat tingkat bawah.

“Orang mulai berpikir dan membanding-bandingkan, siapa Said Abdullah dan siap Achmad Fauzi. Dalam benak saya juga muncul pertanyaan serupa, apakah sosok Fauzi sudah cukup syarat untuk menjadi seorang pemimpin, meski hal itu seklesa Wakil Bupati. Tentunya, apabila dibanding dengan pamannya itu”, ujar Syaifur Rahman, warga Ganding, saat acara halal bihalal dirumah Pimred Maduraexpose.com, Sabtu 18 Juli 2015.

 

Sebelumnya, Said Abdullah, dalam jumpa persnya menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pilkada Sumenep 2015, apabila dirinya ditunjuk oleh partai.

Said yang merupakan anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) XI Madura itu sempat di urutan teratas dalam rilis yang dikeluarkan Lembaga Survey Proximity, dimana elektablitas Said mencapai 22, 5 persen.

Diposisi kedua, muncul nama Zainal Abidin dengan hasil survey 22, 8 persen, termasuk Bupati A Busyro Karim yang mencapai 11, 8 persen.

Menyusul dibelakangnya, HM Sahnan 8,7 persen dan Dewi Khalifah 7 persen. Kemudian Ilyasi Siradj 5,8 persen dan Sungkono sidik 5,2 persen.

Proximity juga merilis nama Unais Ali Hisyam dengan peroleh survey 2,3 persen, Azasi Hasan 1,7persen. Sedang sisanya 19,2 persen belum menentukan pilihan.
Pada survey pertama, yang menempatkan nama said Abdullah diurutan teratas itu, ternyata tidak ada nama Achmad Fauzi dalam catatan hasil survey PROXIMITY.

Anehnya, PDI Perjuangan tiba-tiba mengeluarkan rekom untuk ponakan anggota DPR RI tersebut mendampingi Busyro Karim. Sementara kabar terbaru, rekom untuk Busyro Karim (incumbent) hingga saat ini belum diberikan oleh pihak DPP PKB.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Ditempat terpisah, Bahrul Ulum, Sekretaris DPC PKB Sumenep, yang sering terllihat berkomentar di media, hingga saat ini belum memberikan tanggapan, mengenai kepastian rekom DPP PKB tersebut.
(mex/fer)