RSUD Kembali Disorot, dr Erliyati: Saya Rela Bekerja Overtime

Terbit: 14 Januari 2024 | 17:18 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com— Entah apa yang terjadi dengan SDM di RSUD dr. Mohammad Anwar Sumenep hingga banyak pihak yang melontar kritik pedas terhadap pelayanan instansi yang dipimpin oleh dr. Erliyati tersebut.

Tak hanya pelayanan kesehatan yang dikeluhkan, bahkan keberadaan website rumah sakit yang berdekatan dengan Rumah Dinas Wakil Bupati Sumenep itupun turut menuai sorotan, salah satunya dari Ketua DPRD Sumenep, A. Hamid Ali Munir.

Pihaknya meminta pihak manegment RSUD Sumenep agar terus berbenah. Di era keterbukaan informasi saat ini, kat Hamid, keterbukaan rumah sakit merupakan sebuah keharusan.

Di era digital saat ini, lanjut Hamid,  mau tidak mau, siap tidak siap, harus mengikuti perkembangan. Termasuk kualitas layanannya harus bisa diandalkan. Itu penting, karena kata Hamid, untuk rumah sakit di Kabupaten Sumenep, belum ada alternatif lainnya untuk meminta hak pelayanan kesehatan yang baik.

“Jadi mutlak bagi RSUD Sumenep untuk berbenah,” kata Politisi senior melansir laporan SeputarJatim.

Senada dengan Ketua DPRD Sumenep, Fauzi,AS mengaku terheran-heran jika adap beberapa pihak yang mengatakan pelayanan di RSUD Sumenep sangat positif.

“Rumah sakit (RSUD) itu memang dari dulu begitu. Jadi kalau ada warga yang bilang kinerjanya positif, saya malah aneh,” demikian Fauzi AS belum lama ini.

Sejauh ini, ada banyak masalah yang kerap mencuat di RSUD Sumenep, yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan yang terus berulang.

“Kualitas SDM nya, dan keseriusan layanan. Jadi begini ya, sampai hari ini rumah sakit kita itu ibarat tempat transit bagi warga sakit,” sindirnya.

Terpisah, dr. Erliyati, Direktur RSUD dr. Mohammad Anwar Sumenep mengaku terus meningkatkan kinerja rumah sakit yang dipimpinnya.

“Saya itu jam dinas hanya sampai pukul 14.00 siang. Tapi untuk rumah sakit, saya rela bekerja overtime. Untuk mendampingi staf, tenaga medis, dalam menjalankan tugasnya. Jadi kami ini terus berusaha,” kata dr. Erliyati seperti dikutip dari laporan media setempat. [spj/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *