Relokasi PKL Sumenep Membunuh Ekonomi Wong Cilik

Terbit: 28 Juli 2016 | 17:26 WIB

MADURA EXPOSE–Kesabaran para pkl yang menjadi korban relokasi wakil bupati sumenep achmad fauzi mengaku makin hari kian tersiksa dengan sepinya pengunjung, yang berimbas anjlok penghasilan mereka yang dinilai tidak seberapa.
Bahkan yang lebih menyakitkan bagi kalangan PKL, tiap hari mengaku kelimpungan untuk sekedar buang air kecil maupun berwudhu’ dan shalat sangat kesulitan.
“Diilapangan Giling Sumenep ini, pembeli sepi dan tidak disediakan kamar mandi. Harusnya dipersiapkan dulu tempatnya yang representatif,bukan malah begini,mau buang air kecil saja susahnya minta ampun,” ujar Basri, salah satu PKL yang menjadi korban relokasi.
Basri menambahkan, kalangan PKL itu tidak menyangka jika Wabup Fauzi tega “membuang” mereka ke tempat yang dipadati perkantoran dan mengganggu jalan umum.

“Malah untuk shalat kami harus menumpang ke mushalla Kemenag dan mencari masjid terdekat yang jaraknya tidak dekat,” ujar Basri, salah satu PKL kepada MaduraExpose.com, Kamis (28/7/2016).
Alumni STKIP PGRI Sumenep inu mengaku kecewa dengan kebijakan Wabup Sumenep yang telah memindahkan ratusan PKL itu ke tempat yang menurutntnya sangat tidak repfresentatif.
“Kami berharap agar PKL dipindah ke tempat yang layak dan lebih representatif. Kalau di Giling ekonomi kami hancur karena sepi pembeli,” pungkasnya. [Awi/Feri]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *