
MADURA EXPOSE.— Beberapa waktu lalu, Ketua Panwas Pilkada Sumenep Moh.Amin dengan bangga telah mengeluarkan rekomendasi penetapan ulang ribuan DPT yang diduga bermasalah . Sayangnya, rekomendasi tersebut hanya menjadi gertakan sambal yang berujung memalukan karena dinilai tak ‘bergigi’.
Tidak dijalankannya rekomendasi penetapan yang dikeluarkan Panwas Pilkada Sumenep itu, karena oleh salah satu komisioner dinilai telah mengabaikan beberapa mekanisme dan deadline yang kurang dipahami oleh Ketua Panwas Pilkada beserta pihak yang dilibatkan.
“Saat Ketua dan sejumlah komisioner Panwas hendak mengeluarkan rekomendasi penetapan DPT ulang itu, jujur saya tidak dilibatkan. Jadi, saya tidak bisa berkomentar banyak. Cuma saya melihat, rekomendasi itu tidak dijalankan KPU karena kawan-kawan kurang memahami mekanisme yang ada”, terang Zamrud Khan, saat berdialog dengan pihak Maduraexpose.com di Studio RGS FM Sumenep, baru—baru ini.
Sebelumnya, Moh.Amin, Ketua Panitia Pengawas (Panwas) pemilihan Bupati/ Wakil Bupati Sumenep mengaku telah mengeluarkan surat rekomendasi penetapan DPT ulang sebanyak 5.021 pemilih bermasalah.
“Kami temukan sebanyak 5 ribu lebih pemilih bermasalah. Rekomendasi kami (kepada KPU Sumenep) berupa penetapan DPT ulang”, ujar Ketua Panwas Pilkada Sumenep, Moh. Amin, pada Rabu 21 Oktober 2015 silam.
Untuk diingat, pada tanggal 9 Desember 2015 nani, Pilkada Sumenep diikuti dua pasangan calon (paslon) bupati-calon wakil bupati (cabup-cawabup).
Paslon nomor urut 1 yakni A. Busyro Karim-Ahmad Fauzi, yang diusung koalisi PKB-PDI Perjuangan didukung NasDem. Berikutnya paslon nomor urut 2, Zainal Abidin-Dewi Khalifah, yang mendapat dukungan dari 8 parpol yang meliputi Partai Demokrat, Golkar, PBB, PAN, PKS, PPP, Gerindra dan Hanura.
(zmr/fer)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
