[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP– Pertarungan awal menapaki proses tahapan Pilkada Sumenep 9 Desember tahun ini cukup menyulitkan tim pemanangan masing-masing bakal calon dalam berebut rekomendasi partai politik sebagai upaya memenangkan jagoan masing-masin.

Tak terkecuali parpol pengusung yang sudah menetapkan ‘jagoan’ mereka, diantaranya PDI Perjuangan yang sudah merekom dan mendeklarasikan Bacabup-Bacawabup Achmad Fauzi-Dewi Khalifah dan Fattah Jasin- Ali Fikri melalui PKB.

Sementara DPC PPP belum mengumumkan secara resmi siapa sosok yang bakal direkomendasikan sebagai bakal calon Bupati maupun bakal wakil Bupati Sumenep priode 2020-2025.Itu terjadi karena kewenangan rekom ada ditangan DPP PPP.

Awal pekan lalu, Ketua Relawan dan Loyalis KH. Muhammad Shalahuddin Warist atau karib dipanggil Ra Mamak mengaku belum menyerah dan sangat optimis rekom partai akan jatuh kepada Ketua DPC PPP tersebut sebagai bakal calon Bupati.

“Sampai sekarang kita sangat optimistis Ra Mamak maju dari PPP. Dari awal DPC PPP berkomitmen untuk mengusung kader sendiri,” demikian disampaikan Kiai Fathol Bari, Ketua Relawan sekaligus Loyalis Ra Mamak.

Ra Mamak merupakan putra dari KH. A Warits Ilyas (alm) Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah. Ra Mamak merupakan saudara kandung dari KH.Moh.Ali Fikri (Ra Fikri) yang juga kader PPP dan kini disandingkan dengan Fattah Jasin sebagai Bakal Calon Wakil Bupati.

Seperti diakui Fathol Bari,arus dukungan para kiai dan tokoh masyarakat terhadap rencana pencalonan Ra Mamak sebagai Bupati Sumenep diakuinya sangat besar.

“Didukung lagi oleh keberadaan barisan relawan yang terbentuk dari Kabupaten dan bahkan sampai tingkat desa yang sudah kometmen untuk mendorong Ra Mamak maju M1 dan tak bisa ditawar,” imbuhnya.

“Sejak pertama kometmen maju Ra Mamak itu di M1 atau calon Bupati Sumenep, kalau ada tawaran jadi Bacawabup ya kenapa harus capek – capek sampai sekaarang,” tegas Fathol Bari.

Pihaknya memastikan kalau dukungan riel terhadap Ra Mamak sebagai Bacabup Sumenep sangat kuat karena kapasitas untuk memimpin Sumenep kedepan.

“Beliau tokoh muda yang cerdas santun dan dipercaya,” sambungnya lagi menjelaskan.

Editor: Ferry Arbania[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]