Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM– Ada beberapa alasan kuat terkait pilihan PLT Essur yang diduga sengaja menimbun beras Bantuan Bersubsidi dari Provinsi Jawa Timur tidak diletakkan di Balai Desa. Hal itu diungkap oleh Rudi, salah satu Staff Camat Guluk-guluk dalam keterangan Persnya kemarin.

Pria berkacamata itu menyebutnya, ini adalah pilihan Plt Sekdes Guluk-Guluk yang mengusulkan dan seterusnya mengambil keputusan penempatan Beras Penprov tersebut dirumah warga.

Rudi menjelaskan, pengusulan tempat diluar balai itu demi keamanan dan terjaganya dari incaran pencuri, mengingat pada pencairan pertama saat Essur baru di tunjuk sebagai PLT ada beras rastra hilang.

“Alasan keamanan .Itu waktu kejadian pertama rastra katanya hilang 40 (sak),
Hilang di Balai),”terang Rudi Staf Kecamatan yang ditunjuk Sutrisno, Camat Guluk-Guluk dalam sesi wawancara khusus dengan Madura Expose.com kemarin.

Camat Guluk guluk saat mendengar pernyataan Staf nya langsung panik, dan menanyakan dimana yang hilang.

“Dimana ada beras hilang”, ucap Camat sutrisno.

Di tempat terpisah, sejumlah pihak paratur Desa Guluk-guluk saat dikonfirmasi terkait peenyataan staf Camat yang ditunjuk berbicara kepada media itu malah mengaku tidak tahu-nemahu terkait dengan hilangnya Raskin sebanyak 40 Sak di balai desa setempat.

Diwaktu yang bersamaan, pada saat proses pencairan beras bersubsidi, Essur Plt Sekdes Guluk-Guluk yang mengisi kekosongan jabatan Kades setempat enggan berkomentar.

“Luk Guluk jhek paenger lek. (Guluk-Guluk jangan dibuat ramai dik, ” ujar Essur setengah berbisik kepada media ini.

Terkait dengan rumor adanya beras rastra yang diduga raib sebanyak 40 sak versi Staf Camat Guluk-Guluk ini, ternyata sampai juga ditelinga aktivials LSM Sumenep.

Fungsionaris Kontra”SM Sumenep misalnya, mengaku sangat apresiatif terhadap media ini yang telah memberi bagi seluruh pihak terkait untuk menggunakan hak jawabnya terkait kiaruh bantuan beras Pemprov Jatim kemarin di Dusun Kadibes, Desa Guluk-Guluk, Sumenep, Madura.

HotNews:  Komsos Babinsa Koramil Bluto Mempererat Silaturrahim Dengan Warga

Pihaknya juga mendesak aparat kepolisian, terutama Polsek Guluk-Guluk agar Ikut pro aktif mengusut dugaan hilangnya Rastra (dulu namanya raskin) seperti disampaikan staf camat kepada awak media.

“Informasi awal yang disampaikan staf Camat kepada media ini sebenarnya sudah menjadi petunjuk bagi pihak Polsek Guluk-Guluk untuk segera jemput bola. Kenapa? Karena menjadi bagian dari tim raskin kecamatan”, ungkap Suyono, Fungsionaris KONTRA’SM, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sementara Kapolsek Guluk-Guluk Ipda Sutrisno dikonfirmasi melalui telpon genggamnya belum ada respon.
(Ras/Fer)