MADURAEXPOSE–Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kemtan) telah mencanangkan Operasi Serapan Gabah (Sergap) Nasional. Dengan langkah ini diharapkan petani bisa menikmati keuntungan di saat panen.

Untuk serap gabah di wilayah Kabupaten Sumenep salah satunya yang di laksanakan Dinas Pertanian dan Danramil 0827/01 Kota di Desa Babalan, Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep, pada 09 Agustus 2016. Telah melaksanakan sosialisasi Sergab dengan cara mendatangi Gakpoktandes agar mau menjual gabah hasil panennya ke Bulog pada musim panen ini Harga gabah di tingkat petani diupayakan tetap terjaga yaitu sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP), di Wilayah Madura yaitu Rp 4.650 per kg gabah kering panen (GKP) sampai di Gedung Bulog Drive Pamekasan.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Di samping ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pembelian gabah sesuai HPP dan menjamin stok yang mencukupi di Bulog, Operasi Sergap ini juga ditujukan untuk memotong rantai pasok dari gabah ke beras yang terlalu panjang. Selama ini, rantai pasok tersebut mengakibatkan disparitas harga gabah ke beras yang cenderung melebar. Dengan kata lain, melalui operasi ini, di samping stok terjamin, petani dan konsumen mendapatkan harga yang wajar.

Dari hasil sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pertanian, Kodim, Koramil, UPT dan PPL serta Gapoktan di Kecamatan Batuan telah di sepakati bersama dari masing – masing Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Batuan ( 80 Pok tan) mengirimkan 2 Kwintal untuk mensukseskan program Sergab di Kabupaten Sumenep Pungkasnya. [*]