KH.Ramdhan Siraj bersama paslon Zainal Abidin-Dewi Khalifah disambut hangat penuh krinduan oleh masyarakat di Pulau Raas dan Sapudi Sumenep

Sumenep (Maduraexpose.com)- Sejak berakhirnya masa jabatan KH.Ramdhan Siraj sebagai bupati Sumenep, infrastruktur jalan di sejumlah kepulauan bukannya dilanjutkan pembangunannya, melainkan semakin tak terurus dan saat ini dalam kondisi yang makin memperihatinkan.

“Kondisi jalan di Pulau Sapudi dan Raas sangat memperihatinkan. Dan inilah yang menjadi prioritas dari Pak Zainal dan Nyai Eva”, ujar KH.Ramdhan Siraj, mantan bupati Sumenep dua priode ini kepada Maduraexpose.com, Selasa 22 September 2015.

Ramdhan menambahkan, sejak dirinya menjadi bupati selama dua priode berturut-turut dan bahkan sempat mengalahkan A.Busyro Karim pada Pilkada Sumenep tahun 2005 silam ini berpendapat, bahwa masalah listrik dan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas, meski pada pemerintahan sesudah kepemimpinan terkesan di anak tirikan.

Politisi yang juga pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam, Karang Cempaka, Bluto ini dipercaya sebagai pimpinan Laskar Sumekar (sebutan lain tim pemenangan Zainal Abidin-Dewi Khalifah) bertekad dari niat yang sungguh-sungguh dan restu dari kalangan ulama dan masyarakat di kepulauan dan daratan untuk melanjutkan ruh Sumekar dalam upaya mensejahterakan masyarakat Sumenep.

“Kami merespon dengan sangat positif terkait apa yang menjadi kegelisahan kawan-kawan mahasiswa FP-MK terkait PLN di kepulauan. Karena di Pulau Raas ketersediaan listrik menjadi prioritas”, imbuhnya.

Sebelumnya, aktivis FP-MK dalam rilisnya yang dikirim kepada Maduraexpose.com mengaku sangat prihatin dengan kondisi kepulauan yang hingga saat ini belum bisa menikmati listrik secara wajar seperti di daratan hingga 24 jam. Mereka menuding, komitmen Pemkab Sumenep saat ini dinilai tidak serius dalam menyelesaikan keluhan masayrakat kepulauan.

“Ini sebetulnya bermuara pada lemahnya komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menyikapi aspirasi masyarakat kepulauan yang menuntut pengadaan listrik secepatnya. Padahal desakan masyarakat ini sudah lama disampaikan kepada pemerintah,” tMohammad Kayyis AR, Koordinator Wilayah Front Pemuda Madura Kepulauan (Koorwil FP MK) Malang kepada Maduraexpose.com.

FERRY ARBANIA

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

#Redaksi menerima tulisan nitizen berupa artikel berita, cerpen, puisi, opini dan karya ilmiah. Kirim tulisan Anda melalui email Redaksi Maduraexpose.com atau harianexpose.com . Email:maduraexposenews@gmail.com