PUPR dan BPWS Jatim 2020 Bangun Tol Baru di Madura

Terbit: 27 April 2017 | 18:06 WIB

MADURA EXPOSE –Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Pengembang Wilayah Suramadu (BPWS) akan membangun tol baru wilayah Madura pada tahun 2020. Lokasi jaringan jalan tol itu tepatnya di Tanjung Bulu Pandan (sisi utara Madura). Jaringan jalan tol ini nantinya juga tersambung dengan jaringan jalan di Pulau Jawa, yakni Surabaya – Gresik – Mojokerto.

Mengutip laman jatimprov (27/3), Deputi Perencanaan BPWS, Agus Wahyudi melalui Humas BPWS, Faisal Yasin Arifin mengatakan, pembangunan tol di Madura akan dimulai pada 2020, tapi dengan catatan (pelabuhan) Tanjung Bulu Pandan juga bisa dipastikan pembangunanannya. Artinya ada investor yang bersedia.

Dengan adanya pengembangan jalan tol baru ini maka diharapkan akses ekonomi di Pulau Madura semakin mudah karena pengembangan infrastruktur semakin baik. Sehingga geliat ekonomi Madura semakin bergairah.

Namun tetap harus ada upaya besar bagi semua stakehodler untuk tetap memberikan kesejahteraan bagi masyarakat asli setempat dan juga jangan sampai pembangunan Madura nanti meminggirkan entitas asli Madura. Untuk itu, pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) terus kita genjot setiap tahun, ujar Agus.

Terkait investor yang sudah melirik Tanjung Bulu Pandan, BPWS mengatakan, untuk saat ini sudah ada beberapa negara sudah melirik Tanjung Bulu Pandan ini, yaitu negara Korea. Dimana di Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan ini memiliki kedalaman 15 meter yang bisa dilalui kapal besar, dan juga laut di Tanjung Bulu Pandan ini langsung menghubungkan laut lepas.

Dalam pengembangan tol tersebut BPIW juga akan tetap melibatkan masyarakat sekitar di wilayah Madura untuk mengembangkan Tanjung Bulu Pandan, agar masyarakat di sekitarnya dapat manfaatnya.

Tanjung Bulu Pandan adalah merupakan salah satu fasilitas Pelabuhan yang terkait dengan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan terdapat untuk Kawasan Permukiman (159 Ha), Kawasan Bisnis (78 Ha), dan Kawasan Industri dan Pergudangan (363 Ha).

Sementara Kepala Badan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR Rido Matari ichwan mengatakan, pembangunan infrastruktur PUPR saat ini berbasis pengembangan wilayah strategis dalam konsep kawasan strategis dan unggulan.

“Ke depan, Madura tentu akan menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan perekonomian kebangsaan. Nah, program BPIW ke depan, tentu akan kita sinergikan dengan rencanan pengembangan BPWS,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rido manambahkan, bahwa kerjasama dengan BPWS memberikan manfaat luas dan besar. Sehingga, harmoni kerjasama ini bisa terlaksana dengan baik. “Termasuk dalam rencana pembuatan Rencana Induk BPWS dalam membangun Madura nanti,” ujar Rido menjadi Sekretaris Dewan Pengarah BPWS dalam struktur baru ini.

Panda/Journalist/BD
Editor : Agustinus Purba
Image : pipietsenjanet

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *