Pulau Buru yang “Terisolasi”

Terbit: 23 Mei 2017 | 19:21 WIB

Pulau Buru memang terkenal dengan Pulau isolasi bagi tahanan politik zaman orde lama. Sastrawan Pramoedya Ananta Toer juga sempat 10 tahun berada di Pulau Buru. Dikisahkan bagaimana buruknya Pulau Buru membuat orang malas untuk pergi ke sana.

Padahal Pulau Buru ini sekarang menjadi salah satu pulau paling indah di Indonesia. Orang-orang memang masih sering ke Pulau Buru untuk melihat secara langsung napak tilas para tahanan di buang di sana. Tetapi sekarang, lo akan dibonusi pemandangan indah khas pulau di Maluku.

Salah satu tempat wisata paling terkenal di Pulau Buru adalah Danau Rana. Danau Rana adalah salah satu danau yang mempunyai bentuk masih seperti alam liar. Bukan seperti Danau Toba ataupun Danau Bedugul di Bali yang menjadi tempat wisata, tetapi Danau Rana ini masih sangat alami.

Di sekitar danau masih banyak sekali tumbuhan liar, malah mirip sungai dibandingkan dengan danau. Penduduk setempat ini masih meyakini bahwa di Danau Rana ini ada Dewa yang tinggal di sana.

Tiba di Danau Rana lo bisa langsung menghabiskan malam hari di rumah penduduk lokal di sana. Untuk urusan makanan, lo bisa menikmati makanan umbi-umbian dan ikan bakar khas Pulau Buru. Untuk mengunjungi Danau Rana, dari kota Namlea lo bisa menumpang truk atau menyewa kendaraan untuk menuju Desa Waelo, kemudian lo harus berjalan sekitar 6 jam untuk menuju Danau Rana.

Di Pulau Buru, lo bakal melihat banyak sekali tempat wisata sejarah di sana. Maluku yang memang menjadi salah satu tujuan tentara Portugis, Perancis dan Belanda untuk mengeruk rempah-rempah ini juga pernah singgah di Pulau Buru. Di Pulau Buru juga terdapat beberapa bunker, benteng dan beberapa tugu peninggalan zaman penjajahan. Setibanya di Pelabuhan Namlea, lo bisa menggunakan ojek untuk mengunjungi wisata sejarah.

[mldspot]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

RAHASIA TANEROS

Terbit: 29 Maret 2026 | 18:17 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Di balik deburan ombak Pesisir Beluk Ares, Kecamatan Ambunten, tersimpan sebuah rahasia geografis yang jarang disadari publik. Pantai Taneros (atau…

Memoles Tuah Janur di Pantai Lombang

Terbit: 27 Maret 2026 | 21:28 WIB SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam mentransformasi tradisi lokal menjadi instrumen penggerak ekonomi daerah. Melalui penyelenggaraan Festival Ketupat 2026 di Pantai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *