Protes Suara Adzan Masjid, Warga di Perumahan Elit Gading Serpong Digeruduk Massa

Terbit: 22 Mei 2021 | 01:17 WIB

Maduraexpose.com– Seorang warga di Perumahan Elit Cluster Illago, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, memprotes suara toa masjid yang berisik dan minta dikecilkan. Aksi protes warga ini pun nyaris membuat amuk warga.

Ratusan orang lalu mendatangi perumahan itu dan teriak-teriak. Kejadian itu terekam video ponsel warga. Tampak ratusan warga ingin menemui si warga. Video ini pun viral di media sosial dan menjadi perbincangan.

Pihak kepolisian mulai tingkat polsek hingga polres, bekum ada yang mau berkomentar soal video ini. Kapolsek Kelapa Dua dan Kapolres Tangsel yang dihubungi berkali-kali, tidak merespons.

Begitupun dengan pihak kecamatan, masihbungkam saat ditanya wartawan. Bahkan, setelah dilayangkan pesan dan ditelpon, tidak juga memberi jawaban.

Sementara Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, peristiwa itu sudah diselesaikan. Pihaknya meminta agar masalah tersebut tidak dibesarkan.

“MUI dan DMI Kecamatan nanti buat kesepakatan dengan warga. Sudah tidak perlu diperpanjang lagi. Sudah selesai dimediasikan Forkompimcam Kelapa Dua,” kata Zaki, Kamis (20/5/2021).

Berdasarkan informasi yang terhimpun SINDOnews, peristiwa itu bermula dari adanya seorang warga bernama Mad Romli, yang mendatangi Masjid Al Fudollah, yang terletak di RT 02/01, Desa Pangereng.

Saat itu, warga tersebut meminta kepada pengurus masjid agar mengecilkan suara toanya, karena merasa terlalu kencang. Tetapi direspons dengan penolakan, hingga sempat terjadi sedikit keributan.

“Udah minta maaf si orangnya. Ya, jadi kronologisnya si Mad Romli itu minta dikecilin suara sound sistem azannya, cuma ada penolakan dan keributan sedikit,” ungkapnya. []

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *