Ist Sumur gas terbakar

MADURAEXPOSE.COM—Bersamaan dengan prosesi Arya Wiraraja dalam rangka Hari Jadi Sumenep ke 747, Warga Dusun Gaber, Desa Soddara, Kabupaten Sumenep digegerkan dengan semburan gas berbahaya, yang keluar dari sumur yang tengah di bor dekat warga setempat, sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu 30 Oktober 2016.

Informasi yang dihimpu MaduraExpose.com menyebutkan, pengeboran air tersebut sudah berlangsung tiga hari, dengan kedalaman hampir mencapai 100 meter dari kedalaman tanah.

Nurul Huda, Kepala Dusun Gaber menjelaskan bahwa semula sumur tersebut dibor untuk mendapatkan air. Namun entah mengapa yang keluar justru sesuatu yang mirip dengan gas.

“Entah kenapa sumur ini malah keluar uap menyerupai gas. Warga sangat panik dan khawatir terjadi hal negatif dikemudian hari. Padahal pengeboran sudah mencapai 84 meter,” ungkap Nurul Huda, Kepala Dusun Gaber, Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Peristiwa ini kemudian tercium aparat kepolisian setempat yang langsung terjun ke lokasi bersama aparat lain seperti Koramil Pasongsongan, Sumenep. Petugas melarang warga mendekati lokasi pengeboran yang terus mengeluarkan gas berbahaya.

Petugas kemanan juga telah memasang garis polisi (police line) di area pengeboran. Sementara dari pihak Kantor ESDM Pemkab Sumenep, hingga berita ini diunggah belum terlihat terjun ke lokasi.

Inilah lokasi sumur yang mengeluarka gas berbahaya. Pengeboran terpaksa dihentikan demi keselamatan warga
Inilah lokasi sumur yang mengeluarka gas berbahaya. Pengeboran terpaksa dihentikan demi keselamatan warga

Namun informasi yang digali wartawan dari Camat Pasongsongsongan, Arif Sumarsono via handphone, pihak ESDM akan meninjau lokasi pengeboran yang menyemburkan gas tersebut hari ini, Senin 31 Oktober 2016. [D82/FER]

HotNews:  Grebek Mesum Kasi Dinas Pariwisata Sumenep, Celana Dalam Bidan Diamankan Polisi