Program “Jember Bebas Pasungan 2015” Tak Yakin Jalan

0
441

Minimnya jumlah Rumah Sakit Jiwa (RSJ) yang ada di wilayah Jawa Timur, dianggap menjadi salah satu kendala program Bebas Pasungan tahun 2015 yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dalam hal ini oleh pemerintah kabupaten Jember diaplikasikan dalam program “Jember Bebas Pasungan 2015”.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinsos Pemkab Jember, Bambang Rudianto, menjelaskan, masih ada hal yang dianggap sebagai kendala terkait program Jember Bebas Pasungan 2015. Karena, hingga saat ini baru ada dua Rumah Sakit Jiwa (RSJ) yang ada di Jawa Timur, yakni RSJ Lawang-Malang dan RSJ Menur-Surabaya.

Sehingga pihaknya ragu, apakah kedua RSJ tersebut tidak overload dan mampu menerima seluruh rujukan pasien penderita gangguan Jiwa (physycotic) dari seluruh wilayah kabupaten/kota se-Jawa Timur.

“Mengingat tren orang stress, depresi dan Physikotik yang saat ini semakin meningkat jumlahnya, maka kami rasa perlu adanya penambahan jumlah Rumah Sakit Jiwa di Jawa Timur,” ungkapnya kepada Wartawan, Selasa, (19/8/2014).

Ke depan 28 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, seyogyanya memiliki Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang dapat melayani Penyandang Masalah Kesehjahteraan Sosial (PMKS) dengan sarana dan prasarana memadahi. Sehingga mampu melakukan penanganan terhadap pasien secara mandiri, lebih baik, dan dengan rentan waktu pengobatan yang lebih cepat. (Yat/Yus/RRI).