Jet Tempur “Macet” Sejak Era SBY, Prabowo Gebrak Seoul Lewat KF-21!

Terbit: 2 April 2026 | 23:25 WIB

MADURAEXPOSE.COM, TOKYO – Teka-teki kelanjutan proyek jet tempur masa depan Indonesia, KF-21 Boramae, akhirnya menemui titik terang di tangan Presiden Prabowo Subianto. Di sela kunjungan resminya ke Jepang, Minggu (29/3/2026), Presiden menegaskan langkah taktis untuk mengakhiri “hibernasi” panjang proyek prestisius yang telah digagas sejak era Presiden SBY tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Prabowo akan segera mengirim tim teknis dan engineering ke Seoul, Korea Selatan, guna menuntaskan isu-isu spesifikasi hingga skema pembayaran yang sempat tersendat.

Analisis Geopolitik: Diplomasi Pertahanan dan Kemandirian Teknologi
Dalam perspektif Hubungan Internasional, langkah Prabowo mengirim tim ke Korea Aerospace Industries (KAI) bukan sekadar transaksi dagang, melainkan diplomasi pertahanan tingkat tinggi. Indonesia berupaya mengamankan posisi sebagai mitra strategis dengan kepemilikan 20 persen saham pengembangan.

“Presiden menyampaikan akan segera mengirim tim, baik itu yang sifatnya technical maupun engineering,” ujar Airlangga Hartarto, Kamis (2/4/2026).

Langkah ini mencerminkan strategi Kemandirian Alutsista. Dengan terlibat sejak fase riset (KF-X/IF-X), Indonesia tidak hanya membeli barang jadi, tetapi juga mengejar alih teknologi (transfer of technology) permesinan dan avionik generasi 4.5 yang krusial bagi kedaulatan udara nasional di masa depan.

Menuntaskan Warisan Pembiayaan
Proyek yang sempat mengalami tantangan pembayaran kontribusi ini kini memasuki babak baru. Seiring dengan peluncuran unit produksi massal pertama di Sacheon oleh KAI pada 25 Maret lalu, Indonesia diharapkan segera merealisasikan kontrak ekspor perdana pesawat semi-siluman tersebut.

Airlangga menekankan bahwa Kepala Negara berharap proses penyelesaian masalah teknis dan administrasi ini dapat berjalan simultan dengan pengiriman tim. “Harapannya ini akan diselesaikan dengan dikirimnya tim ke sana,” tuturnya, memberi sinyal kuat bahwa Indonesia siap memboyong “Elang Penjaga Langit” ini ke tanah air.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

BLUNDER FATAL TRUMP! BLOKADE HORMUZ HARGA MINYAK MELEDAK, PEMAKZULAN DI DEPAN MATA?

Terbit: 13 April 2026 | 22:45 WIB ISLAMABAD – Kegagalan perundingan damai di Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran telah memicu “kiamat” energi global. Keputusan Presiden Donald Trump untuk mengirim…

PERUNDINGAN GAGAL! Trump Delusi, Abaikan Iran Kini Jadi Kekuatan Global Pilar Keempat

Terbit: 13 April 2026 | 01:30 WIB ISLAMABAD, MADURAEXPOSE.COM – Dunia kini berada di ambang konfrontasi besar setelah perundingan maraton selama 21 jam di Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *