Potret Kemiskinan di Pamekasan

Terbit: 5 Februari 2017 | 23:18 WIB

Reporter:Luthfiadi
Kesejahteraan sosial di Indonesia masih belum merata. Menurut catatan Bank Dunia, tingkat ketimpangan sosial masyarakat Indonesia meningkat dalam 15 tahun terakhir. Parahnya lagi, laju ketimpangan sosial Indonesia paling cepat di kawasan Asia berdasarkan perhitungan koefisien.

Laju tingkat kemiskinan Indonesia ini disebut-sebut hampir menyamai Uganda dan Pantai Gading.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri, jumlah penduduk miskin meningkat sebesar 0.68% jika dibandingkan tahun 2014 lalu. Jumlah penduduk miskin di Indonesia berdasarkan survei BPS tahun 2015 lalu mencapai 28.6 juta jiwa. Terbukti bahwa penduduk yang hidup tidak beruntung di Indonesia ini tidak sedikit.

Satu lagi bukti bahwa kesejahteraan di Indonesia belum merata adalah nenek yang tinggal di sebuah gubuk derita, di dsn.Pandan, ds. Panglegur kec. Tlanakan Pamekasan,yang mana nenek tua tersebut adalah seorang janda yang Buta dengan hidup sebatang kara dan SE adanya,rumah yang ditinggali itu tidak layak huni dan nenek tersebut hidup sendirian hanya di temani 3 ekor ayam peliharaannya,makan pun tiap harinya kadangkala diberi tetangga dekatnya.

Kondisi nenek tersebut menjadi viral setelah pengguna Facebook Ahmad masuk Nashri mengunggah foto sang nenek di akunnya. Mausul ketua KPPJ sendiri merupakan sosok yang sering mengunggah foto kondisi orang-orang yang kurang beruntung untuk menggalang donasi bagi mereka. Bahkan ada beberapa warga tak beruntung yang akhirnya diperhatikan pemerintah setelah
fotonya diunggah oleh Mausul dan diberitakan oleh media.

Setelah foto nenek sebantangkara menyebar di sosial media via Mausul,Pemerintah Pamekasan Bahkan DPRD Jatim mulai turun tangan untuk memberikan bantuan kepada para masyarakat tidak mampu di Pamekasan. [*]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *