
MaduraExpose.com [22 Desember 2025] –– Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, memberikan perhatian serius terhadap penanganan pascabencana yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera. Politisi perempuan asal Madura ini meminta pemerintah tidak hanya fokus pada pemulihan fisik di lokasi bencana, tetapi juga memperhatikan nasib mahasiswa, siswa, hingga santri yang sedang menuntut ilmu di luar daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Hj. Ansari di sela-sela Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI ke Provinsi Aceh. Menurut legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini, langkah pemerintah dalam menangani dampak bencana harus dilakukan secara komprehensif dan menyentuh seluruh aspek kemanusiaan.
Pemerintah Harus Menunjukkan “Rasa Cinta” kepada Rakyat
Hj. Ansari menegaskan bahwa dalam situasi darurat, kehadiran negara sangat dinantikan oleh masyarakat terdampak. Ia menyoroti pentingnya timbal balik antara loyalitas rakyat dan perlindungan dari negara.
“Jadi saat ini kita tidak hanya menuntut rakyat untuk mencintai negerinya, tetapi bagaimana negeri ini sekarang menunjukkan cintanya kepada rakyat,” ujar Hj. Ansari dengan nada tegas namun penuh empati.
Selain itu, ia menambahkan bahwa pemerintah harus memikirkan kondisi psikologis dan finansial para pelajar asal Aceh dan Sumatera yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Saat bencana terjadi, banyak dari mereka yang kehilangan komunikasi dengan keluarga dan mengalami ketidakpastian nasib.
Nasib Santri di Pondok Pesantren Jadi Perhatian Khusus
Sebagai legislator dari Dapil Jatim XI Madura, Hj. Ansari sangat memahami kondisi kehidupan di lingkungan pendidikan keagamaan. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap para santri yang kini berada di perantauan namun kehilangan sumber sokongan dari orang tua mereka di kampung halaman.
Dengan nada sedih hingga meneteskan air mata, Hj. Ansari menggambarkan betapa beratnya beban yang dipikul para pelajar tersebut. “Pemerintah harus hadir di situ. Anak-anak yang ada di pondok juga sedang menunggu kiriman dari orang tuanya, sementara mereka tidak tahu apakah orang tua mereka masih ada atau tidak akibat bencana ini,” ungkapnya haru.
Desak Tindakan Pemulihan Lintas Wilayah
Oleh karena itu, Komisi VIII DPR RI mendorong adanya pendataan khusus bagi pelajar dan mahasiswa asal daerah bencana. Hal ini bertujuan agar bantuan beasiswa atau santunan darurat bisa disalurkan secara tepat sasaran demi keberlangsungan pendidikan mereka.
Maka dari itu, sinergi antara Kementerian Sosial, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah sangat diperlukan. Langkah ini dianggap krusial agar tidak ada anak bangsa yang putus sekolah atau telantar di perantauan akibat musibah yang melanda keluarga mereka di Sumatera dan Aceh.
Di akhir kunjungannya, Hj. Ansari berharap pemerintah segera mengintegrasikan skema perlindungan pelajar ke dalam program pemulihan pascabencana nasional. Hal ini selaras dengan fungsi pengawasan DPR RI untuk memastikan hak-hak warga negara tetap terjamin di tengah situasi sulit. [Tim/Red]

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
