Politisi PDIP Gagal Sejahterakan PKL Sumenep

0
1023

MADURA EXPOSE–Entah siapa yang membisiki pikiran Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Achmad Fauzi hingga begitu mudah menelan mentah-mentah dalam menjalankan perintah Bupati Sumenep untuk merelokasi ratusan PKL Taman Bunga ke lapangan Giling Sumenep tanpa memikirkan dampak lingkungan sekitar yang berdekatan dengan perkantoran dan sekolah favorit di lokasi tersebut.

Selain merusak kenyamanan para pegawai perkantoran, kehadiran PKL itu juga dianggap telah menggangu ketertiban lalu lintas, karena sebagian PKL berjualan dibahu jalan dan bahkan beberapa diantara pedagang melebar ke jalan raya. Hal itu dianggap melanggar undang-undang lalu lintas. Anehnya, hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari aparat kepolisian setempat.

Kisruh PKL yang direlokasi ke lapangan giling ini terus mendapat kecaman dari banyak kalangan, termasuk dari Ketua Gerakan Anti Korupsi (GAKI) yang sejak awal menentang adanya relokasi karena Wabup Fauzi dinilai tidak memiliki konsep jelas.

“Harusnya Wabup itu menggunakan haknya untuk menyampaikan saran dan masukan dari bawah kepada Bupati. Ini kok malah wabupnya yang menggebu-gebu untuk melakukan relokasi PKL tanpa mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi. Apa sudah nggak punya nurani dia, coba lihat, ratusan PKL sekarang terlantar dan sengsara karena omsetnya hancur,” terang Farid Azziyadi, Ketua GAKI kepada MaduraExpose.com, Sabtu (23/7/2016).

Farid juga menghimbau kepad elit PDI Perjuangan di Jawa Timur maupun pusat, untuk mengevaluasi kadernya yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Sumenep, yang dinilai telah melahirkan kebijakan yang tidak Pro rakyat.

“Sudah saatnya elit PDIP Jatim dan Pusat di Jakarta untuk mengevaluasi kebijakan Wabup yang tidak pro rakyat. Itu penting, karena Achmad Fauzi diusung oleh PDI Perjuangan,” pungkasnya. [ferry]

HotNews:  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Bacakan Amanat Pembukaan TMMD Ke-110