Sumenep (Maduraexpose.com)- Status di media sosial yang menyebut media ecek-ecek di akun Facebook Indra Wahyudi, terus menjadi sorotan berbagai kalangan. Sebab, pembuat status merupakan Wakil Ketua DPRD Sumenep dari fraksi Partai Demokrat.

Apalagi, status tersebut dinilai mendiskreditkan media massa. Meski tidak menyebutkan salah satu media yang dimaksud, tetapi tak sedikit media tersinggung karena kreteria media ecek ecek, tak dijelaskan.

Salah satu Pengamat Hukum, Rausi Samorano, mengatakan bawah pimpinan harus luas dalam berfikir dan bijak dalam bersikap. Sebab, pimpinan DPRD bila mana mendapatkan suara terbanyak, tak berarti lepas kontrol dari masyarakat atau media.

“Pemimpin tak boleh jumawa karena sudah dipilih oleh rakyatnya dengan suara terbnyak. Pengawasan, penilaian langsung oleh dan dari rakyat itu penting,” kata Pengamat Hukum, Rausi Samorano kepada wartawan.

Era teknologi dan informasi, lanjutnya, kontrol masyarakat bisa dilakukan diberbagai kalangan. Pengawasan masyarakat sangat penting kepada wakilnya yang sedang duduk di DPRD. Sebab, mereka telah memilih wakil untuk duduk di kursi dewan.

“Era 4.0 cyber yang kuasa, jadi Pemimpin akan selalu d Zoom in, di sorot dan diawasi. Mereka berharap (mungkin juga ber tahyul) “pilihan” mereka tepat tidak salah,” terangnya.

Dia berharap, Pimpinan DPRD Sumenep akan mampu mengemban amanah rakyat. Sebab, kepada wakil rayat, rakyat bisa berharap aspirasinya tersampaikan.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Semoga kang Indra Wahyudi mampu mengembannya,” harapnya.

Raosi Samorano/Istimewa

Sebelumnya, Indra Wahyudi menulis status di media sosial facebook yang menyebut media “ecek2”. Berikut redaksinya. “Cara kerja anda yg baik sbg politisi akan terukur dan berbanding lurus dg hasil perolehan suara anda pada setiap perhelatan dan momentum politik : Pileg, Pilkades maupun Pilbup”.

“Media “ecek2″ yg cenderung mendiskreditkan anda dalam setiap pemberitaannya tak akan mengalahkan popularitas anda di mata masyarakat,” demikian tulisan di status FB Indra Wahyudi.

(di/ibn)