PNS Dinkes Sumenep Tipu Karyawan Notaris Ratusan Juta

Terbit: 2 Februari 2016 | 20:44 WIB

Siti Nurhidayati (kanan) seorang karyawan notaris yang jadi korban penipuan Lea Feriyana Emanda, seorang PNS dibawah naungan Dinas Kesehatan Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com]

Madura Expose—Seorang PNS bernama Lea Feriyana Emanda, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilbawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep diduga melakukan penipuan terhadap terhadap salah satu karyawan notaris dan keluarga korban hingga ratusan juta rupiah.

Lea Feriyana yang tinggal di Kelurahan Bangselok, Kota Sumenep ditengarai sudah tiga bulan tidak masuk kantor dan rumahnya sering terlihat sepi tak berpenghuni. Bahkan, para korban mengaku kesulitan menghubungi yang bersangkutan untuk dimintai pertanggung jawaban.

“Melalui Madura Expose ini, saya berharap saudari Lea segera bertanggung jawab dan mengembalikan uang kami yang berjumlah ratusan juta”, ujar Siti Nurhidayati, korban penipuan PNS Dinskes Sumenep, Madura, Jawa Timur kepada Maduraexpose.com, Selasa (2/2/2016).
PNS Lea ini rupanya memang sangat piawai dalam mengelabui korban-korbannya. Karena selain Nurhidayati, banyak warga lainnya yang menjadi korban.

“Bukan Cuma saya, banyak yang sudah menjadi korban Lea itu Mas. Diantaranya Nuraini Cipto, Azizah, RA Latifah. Uang kami semuanya kurang lebih Rp 1 Miliar”, imbuhnya.

Ditanya apakah pihaknya akan memperoses hukum kasus penipuan dan penggelapan uang tersebut, Yayak panggilan akrab Siti Nurhidayati mengaku masih menunggu iktikad baik dari pelaku.

“Selama Lea Feriyana beriktikad baik bertanggung jawab, kami tidak akan melaporkan ke pihak berwajib. Tapi kalau dia tetap menghindar, ya terpaksa kami akan menempuh jalur hukum”, pungkasnya.

[fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *