MADURAEXPOSE.COM–upaya penertiban pedagang kaki lima yang dilakukan pada pengguna los eks.PJKA kabupaten pamekasan, dilakukan oleh pemerintah yakni melalui dinas koperasi dan didampingi oleh Satpol PP, Polri dan TNI kabupaten Pamekasn . Senin, 20/2/17

keberadaan pedagang kaki lima yang sudah berjalan sekitar satu tahunan, harus dirombak total dan harus dilakukan pengundian ulang, yang mana sebnyak 28 los yang sebagian sudah ada yang tercatat sebagai pengguna los hngga akhirnya tinggal 16 los yang harus jadi rebutan dan harapan dari pengguna los saat ini, yang mana pedagang kaki lima berasal dari warga sekitar eks. PJKA jl. trunojoyo.

Jon yulianto selaku kepala dinas koperasi kab. Pamekasan saat dikonfrmasi oleh repoter maduraexpose.com menyatakan,langkah-langkah yang dilakukan terhadap penataan PKL berdasarkan peraturan bupati nomor 31,jadi menurutnya untuk sementara pihaknya mengosongkan los dan besok akan diadakan pengundian ulang,jadi dari 28 los adalah tempat orang-orang yang menempati los sebelum eks.PJKA direhabilitasi, dan orang-orang tersebut masih tercatat baik di dinas penapatan kabupaten pamekasan.

”ini adalah tindak lanjut dari beberapa langkah yang sudah kita lakukan sistem penataan pkl, berdasarkan peraturan bupati nomor 31,Jadi kita akan mengkosongkan kios ini,kemudian besok insya Allah akan ditindak lanjuti dengan pengundian,kemudian siapa yang memang berhak menempati kios ini,tentunya adalah orang2 yang sudah menempati sebelum ini dilakukan pembubaran untuk direhab, karna ini tercatat dengan baik masih di dinas pendapatan daerah,sehingga dari 28 stand ini nantinya akan ada 16 tersisa yang akan di undi”. tegasnya

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

lebih lanjut, untuk PKL yang tidak mendapatkan kesempatan di los PJKA akan direlokasikan ke penataan ditempat lain,seperti Jl. Balekambang,Jl. Kesehatan,Jl. Bonorogo,dan Wahid Hasyim dan dipersilahkan kepada PKL untuk memilih tempat yang sudah ditentukan, dan untuk tempat PKL yang didepan los merupakan tempat PKL yang ada di bawah dan di arek lancor.

” jadi sudah sesuai kesepakatan,bahwa mereka yang gak mendapatkan keempatan di tempat ini, kan masih ada penataan di tempat lain, jadi seperti di Jl. Balekambang,Jl. Kesehatan,Jl. Bonorogo,dan Wahid Hasyim,silahkan mereka memilih. pungkasnya

Hal tersebut juga menjadi sorotan dari masyarakat pamekasan sekaligus penikmat kopi dan sebagai ketua umum lingkar mahasiswa pamekasan yakni Rahmat K ,agar pemerintah benar-benar melakukan pengundian secara adil dan bijak, karna hal seperti ini sangat rawan untuk disalah gunakan, seperti halnya dikhawatirkan akan adanya jual beli los dan lebih penting lagi pemerintah tidak boleh tutup mata terhadap warga sekitar satsiun.

” saya cuma tekankan kepada pemerintah, demi menghindari kecemburuan sosial dan menjadi dampak negative terhadap PKL yang tidak mendapat los nanti, untuk lebih transparan dalam melakukan pengundian, karna hal ini akan menjadi ajang harapan besar bagi PKL untuk bisa kembali menempati los PJKA ini, jadi kami harap pemerintah lebih berhati-hati dan jauhi sogok menjogok dalam pengundian, untung-untung nanti yang mendapatkan los ini adalah warga asli sini biar tidak menjadi kecemburuan tehadap warga sekitar dan yang sudaah menempati”. tuturnya

Reporter : Luthfiadi