PJU Desa Karay Mati,Petugas PLN Hanya Berkeliaran dan Masa Bodoh

Terbit: 6 Januari 2019 | 04:00 WIB

Madura Expose. Sudah hampir setahun Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dusun Mandala,Desa Ketawang Karay,Kecamatan Ganding,Sumenep dibiarkan mati,meski sudah dilaporkan berkali-kali kepada petugas dilapangan.

“Kami sudah laporkan PJU yang mati hampir setahun ini, tapi petugas PLN yang hampir tiap hari berkeliaran di desa kami hanya janji-janji melulu. Kami minta pihak terkait supaya petugas yang beres dipecat aja,” ujar Fat Ibnu Wasik,salah satu warga kepada media ini, Minggu 6 Januari 2019.

Sementara Safraji,Ketua GPMD mengaku sangat nenyesalkan adanya dugaan pembiaran PJU lampu di Desa Ketawang Karay tersebut. Harusnya petugas PLN bekerja profesional.

“Pelayanan publik yang tidak profesional ini nanti kami soundingkan dengan pihak Dishub,PLN dan DPRD. Kami juga menuciragai adanya dugaan ketidak beresan dibawah,” paparnya.

Disinggung dugaan ketidak beresan apa saja yang dilakukan oleh pihak oknum itu,pihaknya mengaku sudah diinventarisir untuk dilaporkan kepihak-pihak terkait.

“Salah satunya adanya pemasangan lampu PLN mirip PJU yang diduga ilegal. Ini akan kami usut tuntas agar negara tidak dirugikan,” pungkasnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub)Sumenep Roisul Kawim ikut menyayangkan pembiaran PJU mati tersebut. Pihaknya akan mengkoordinasikan persoalan ini kepada pimpinan OPD.

“Kami merespon masukan masyarakat dan segera kami tindak lanjuti melalui pimpinan Dishub,” demikian Akh Raisul Kawim.

Ditempat terpisah,dua petugas PLN yang kerap berkeliaran di desa Karay ketika dikonfirmasi sebelumnya mengaku siap dan akan kelokasi PJU yang dilaporkan mati.Namun sampai detik ini belum juga dilakukan perbaikan. (adi/ima)

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *