Pilkades Karay dan Larangan Di Prediksi Memanas, Dua Kandidat Lawan Petahana

Terbit: 24 Maret 2021 | 03:10 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Sumenep (Maduraexpose.com)– Meski jadwal pemilihan kepala desa serentak tahun ini mengalami beberapa perubahan alias diundur oleh piihak Pemkab Sumenep, namun beberapa kandidat yang digadang-gadang akan mencalonkan diri di sejumlah desa mulai bergerliya mencari dukungan ditengah masyarakat.

Di Desa Ketawang Karay dan Desa Larangan Kecamatan Ganding misalnya, bisik-bisik tentang calon yang akan melawan petahana mulai terang-terangan mencari dukungan.
Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, khusus pencalonan di Desa Ketawang Karay, ada dua tokoh orang yang akan mencalonkan sebagai Kepala Desa, yakni H.Romsi (mantan Kades Karay) dan Haris pemilik bengkel motor dan Hairuddin dari petahan dan sudah dua priode menjabat sebagai Kades Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“sepertinya dua orang itu (H.Romsi dan Haris) serius mau mencalonkan diri sebagai Kades Karay. Mereka sudah sama-sama turun ke masyarakat,” demikian Junaidi, salah satu warga setempat menjawab pertanyaan media ini.

Baru-baru ini media sempat berbincang langsung dengan H.Romsi dan Haris secara terpisah. Keduanya mengaku serius akan mencalonkan diri sebagai Calon Kepala Desa Ketawang Karay untuk priode ini.

Sementara di Desa Larangan, Kades Zaini (petahana) yang selama priode pertama dan kedua ini dikenal sangat kuat dan berpengaruh. Namun , dalam Pilkades kali ini, banyak pihak memprediksi akan terjadi persaingan ketat dalam merebut hati calon pemilih. Pasalnya, calon penantang yang selama ini dikenal sebagai tenaga pendidik dan menjabat sebagai kepala madrasah di salah satu lembaga pesantren terkenal.

“Muhaimin akan maju dalam Pilkades Larangan setelah mendapat dukungan dari banyak tokoh. Intinya masyarakat mendukung adanya perubahan kepemimpinan tingkat desa yang lebih baik,” ujar salah satu kerabat dekat Muhaimin sambil meminta namanya tidak disebutkan.

Beberapa pihak memprediksi Pilkades di dua desa tersebut akan berjalan alot.

“Pilkades di dua desa itu dinamikanya sangat menarik. Ada beberapa tokoh yang sebelumnya pendukung fanatic incumbent akan berbelok dukungan ke pihak penantang atau calon baru,” demikian keterangan warga. (Ferry Arbania)
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *