MADURAEXPOSE.COM, SUMENEP–Sejumlah warga Desa Dusun Mandala Timur, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep menolak lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berdekatan dengan salah satu rumah calon incumbent.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Akibat protes warga tersebut, TPS yang sudah selesai dibuat terpaksa dibongkar setelah melalui proses yang cukup alot. Bahkan dua kubu sempat memanas karema sama-sama mempertahankan lokasi TPS Pilkades yang akan digelar besok, Kamis 07 November 2019.

Proses pemindahan TPS Pilkades Gadu Barat ini menurut pengakuan salah satu tim pemenangan calon nomor urut dua masih ditarik uang yang diduga mencapai puluhan juta. Hal itu dibenarkan oleh salah satu anggota panitia Pilkades Gadu Barat.

“Ya benar (ada pungutan uang) tapi sudah melalui kesepakatan,” terang salah satu panitia berinisiap DH, Rabu 06 November 2019.

TPS pilkades Gadu Barat dibongkar

Untuk diketahui, pelaksanaan Pilkades Gadu Barat kali ini hanya diikuti oleh dua calon yakni nomor urut 1 H.Taufik dengan gambar pisang dan nomor urut 2 H. Sa’di dengan gambar nanas.

(tim)