Pilkada Sumenep: Pendukung Paslon 1 Mula ‘Main Ancam’

0
1081
Edi Junaidi, Ketua LSM PPB Sumenep [Foto:Ferry Arbania/Maduraexpose.com]

Sumenep, Maduraexpose.com- Edi Junaidi, salah satu aktivis LSM yang sekaligus tokoh masyarakat yang diduga pendukung pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 1 mulai menebar ancaman kepada sejumlah kepala desa di kepulauan Gili.

Ancaman itu disampaikan dengan catatan, apabila sejumlah kades yang diduga telah menerima uang sebesar Rp 50 jutaan itu tidak benar-benar mendukung Busyro, paslon nomor urut 1 yang berpasangan dengan Achmad Fauzi yang tak lain ponakan dari Anggota DPR RI Said Abdullah.

Edi bilang, sejumlah Kades tersebut telah menerima uang pribadi dari Said dengan jumlah masing-masing sebesar Rp 50 juta.

Pernyataan Edi tersebut disampaikan didepan Tim Investigasi Maduraexpose.com di Sumenep pada Sabtu (7/11/2015) pagi. Pria berambut pirang ini bilang, ada beberapa kepala desa (Kades) yang diduga menerima uang dari Said Abdullah, Anggota DPR RI sebanyak Rp 50 juta-an. Uang tersebut diberikan kepada kades dengan ‘kompensasi’ supaya mendukung penuh Busyro Karim yang diusung oleh PKB dan PDI Perjuangan yang merupakan koalisi permanen sejak Pilkada 2010 silam.

“Bahkan dari beberapa kepala desa di kepulauan Gili telah menerima uang pribadi dari Said sebesar Rp 50 juta untuk dipergunakan apa saja asal bisa memenuhi target jumlah suara,” ujar Edi Junaidi didepan Tim Investigasi Maduraexpose.com, Sabtu (7/11/2015).

Dengan nada mengancam, Edi berjanji untuk menagih kembali uang yang diberikan Said Abdullah kepada sejumlah Kepala Desa tersebut, apabila dikemudian hari terbukti tidak mendukung pasangan nomor urut satu tersebut.

“Saya yang akan menagih uang ke beberapa kepala desa untuk mengembalikan, bila tidak mendukung Busyro”. tandas Edi menutup perbincangan.

Sementara Said Abdullah, saat dikonfirmasi melalui ponsel pribadinya mengakui adanya pemberian uang kepada sejumlah kepala desa di Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura.

“Memang benar (saya ngasih uang) ketika reses sekitar Maret”, terang Said Abdullah, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuanagn Dapil XI Madura melalui pesan singkatnya kepada Maduraexpose.com.

(im/fer).