
Maduraexpose.com- Tensi politik jelang Pilkada Sumenep 9 Desember 2015 kian memanas. Masing-masing pasangan calon (Paslon) terus bergerak berebut simpati calon pemilih.
Ada yang bilang, peta politik kali ini jauh lebih rumit dari Pilkada sebelumnya. Banyak kader partai penguasa (PKB) yang sudah hengkang ke parpol lain dan dipastikan memberikan dukungan kepada calon non petahana. Sebut saja Nyai Najmah Hidayati, salah satu kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini pernah sukses mengantarkan suaminya Kiai Syaiful Bahri menjadi anggota DPRD Sumenep.
Politisi wanita yang satu ini, tak hanya aktif mengelola pesantren bersama suaminya. Ia juga aktif dibeberapa kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan. Kenapa Nyai Najmah meninggalkan PKB? Banyak alasan mendasar yang sudah pasti jadi pertimbangan dia secara matang. Salah satunya adalah loyalitas kepada tokoh wanita yang juga sahabatnya, yakni Nyai Eva alias Dewi Khalifah.
Kesetiaan Nyai Najmah dalam mendukung gerakan perjuangan Nyai Eva ini diikuti oleh puluh ribu kader muslimat dan tokoh wanita di kabupaten Sumenep. Kesetiaan mereka, banyak yang bilang, tidak bisa ‘dibeli’ dengan uang maupun dengan janji-janji politik yang membosankan.
Terbukti, perolehan suara Nyai Eva pada Pilkada Sumenep 2010 sangat menakjubkan hingga putaran kedua, menyisihkan banyak calon. Bahkan, banyak pakar politik menilai, pasangan Busyro Karim-Soengkono Sidik saat itu nyaris terkalahkan. Dan kini, pulih ribu kader muslimat inilah yang akan “membalas” kekalahan mereka pada pilkada Sumenep 9 Desember 2015.
Seperti apa kesungguhan tokoh perempuan ini mendukung pasangan (paslon) 2 Zainal Abidin-Dewi Khalifah pada Pilkada kali ini?
“Dari awal kami sudah sangat siap dan all out untuk memenangkan pasangan Pak Zainal Abidin-Dewi Khalifah”, ujar Nyai Najmah Hidayati, mantan politisi PKB yang kini hijrah ke Partai Demokrat Sumenep.
FERRY ARBANIA





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)