Penuh Bintik Merah, Kaki Irwan Membengkak Sebesar Buah Kelapa

Terbit: 27 Mei 2015 | 01:30 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com- Nasib malang Irwan Alfarisi, balita (bayi usia lima tahun) ini mengalami keanehan pada bentuk kakinya yang membengkak dan terus membesar seperti buah kelapa.

Zahratun,Ibu kandung Irwan ini mengaku sedih dengan sebab keanehan pada kaki anaknya itu terlihat sejak masih usia dua bulan. Padahal saat dilahirkan, sang bayi dalam kondisi normal.

“Saat itu kami tidak terlalu merasa khawatir, karena anak saya lahir dalam keadan normal. Dalam usia dua bulan, di kaki Irwan hanya terdapat bintik merah. Kami biarkan saja karena saat itu hanya terdapat bintik merah biasa. Tapi kok sekarang malah membesar seperti buah kelapa”, ujar Zahratun saat dikonfirmasi MaduraExpose.com, Selasa 26 Mei 2015.

ZAHRATUN dan bayi malang ini tinggal disebuah rumah sangat sederhana dan tergolong keluarga tidak mampu di Desa Matanair, Kecamatan rubaru, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Karena bitik merah dikaki anak saya terus membesar, kami putuskan untuk dibawa ke dokter. Tapi dari sekian dokter yang kami datangi, tak satupun yang berani memvonis penyakit apa yang bersarang dikaki saya”, imbuhnya dengan bahasa Madura yang kental.

Sejumlah dokter yang didatangi untuk mengobati Irwan itu, lanjut Zahratun, tak satupun yang bisa menjelaskan jenis penyakit yang diderita anaknya.

“Bahkan mereka (para dokter) menyarankan agar anak saya di rujuk ke Surabaya”, imbuhnya penuh kesedihan.

Dalam hati kecil Zahratun, dirinya mengaku sangat ingin merujuk anaknya ke dokter spesialis di Surabaya. Namun karena terbentur masalah ekonomi kurang mampu, dirinya memutuskan untuk membawa Irwan ke RSUD H.Moh.Anwar Sumenep. Sayangnya, sesampai di rumah sakit terbesar di Kota Sumenep itu, tim dokter yang menanganinya juga mengaku angkat tangan dan tidak bisa menjelaskan jenis penyakit bayi berusia lima tahun tersebut.

Dengan penuh kesedihan, Zahratun mengaku pasrah dan berharap agar Pemerintah Daerah memberikan bantuan untuk proses pengobatan dikaki Irwan yang terus membengkak.

Dikonfirmasi ditempat terpisah, mengaku siap mengupayakan penanganan medis. Saat ini pihaknya tengah melakukan diagnosa untuk memastikan jenis penyakit yang bersarang dikaki Irwan.

“Kami melihat gejala pada kaki ini penyakit bawaan sejak lahir, bukan gejala kaki gajah. Doakan saja berhasil. Jika tidak bisa akan rujuk ke Rumah Sakit Surabaya”, ujar dokter Fitril Akbar, Direktur RSUD H.Moh.Anwar Sumenep,Madura, Jawa Timur, Selasa.

(m2d/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *