Ist.Bupati Sumenep Dr.KH.Busyro Karim bersama istri (istimewa)

Pada tanggal 19 Mei 2015 lalu, Bupati Sumenep menghadiri acara Rasolan (tasyakkuran), sebuah acara adat kebanggan masyarakat Pasongsongan, Sumenep, Madura.

Kedatangan orang nomor satu di Sumenep itu disambut dengan suka cita oleh masyarakat setempat. Bahkan dengan senang hati, warga menyiapkan sebuah kereta kencana dan diarak bagaikan raja pada masa kerajaan tempo dulu.

Tak tanggung-tanggung, kehadiran Bupati Busyro Karim juga disambut dengan parade musik tradisional Angin Ribu yang pernah menjuarai Festivak Musik Kontemporer se-Asia Tenggara, yang digelar di Bali dalam sebuah acara pekan Budaya Bali (PKB) yang saat itu dihadiri oleh Presiden SBY.

(bbs/fer/***)

________________________________BERITA SAMPANG_____________________________________
Operasi Patuh Semeru 2015, Polres Sampang Kerahkan Personil Gabungan
Sampang, Madura Expose-Untuk menyukseskan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2015, Polres Sampang mengerahkan personil gabungan. Diantaranya 60 personil anggota Polri, 30 personil unsur TNI dan 30 personil dari Dinas Perhibungan (DishuB-) Sampang.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Kasat Lantas Polres Sampang AKP Aditia Kusuma menerangkan, operasi Patuh Semeru merupakan operasi yang penindakannya mengerucut atau didominasi dengan penegakan hukum berlalu luntas yaitu tilang dan pengusutan kasus kecelakaan.

“Operasi ini, delapan puluh persen misi kegiatannya penegakan hukum dibidang lalu lintas, sepuluh persen prientif dan sepuluh persen lagi prefentif,” kata AKP Aditia Kusuma usai gelar pasukan di halaman Mapolres Sampang, Selasa (26/5/15).

Disamping itu, operasi ini untuk cipta kondisi sebelum Operasi Ketupat, sesuai dengan perintah langsung dari Kapolri.

“Kenapa operasi Patuh lebih diminan penindakan dibidang lalu lintas, ini seperti yang diperintahkan Kapolri, strategi cipta kondisi sebelum operasi Ketupat,” paparnya.

Lebih lanjut AKP Aditia Kusuma mengatakan, untuk pelaksanaan operasi Patuh Semeru 2015 sendiri akan berlangsung selama 21 hari, dimulai pada tanggal 27 Mei 2015.

“Operasi ini akan mencakup semua wilayah hukum Sampang. Kita lakukan selama 21 hari kedepan,” imbuh AKP Aditia Kusuma.

Dirinya berharap, dengan digelarnya operasi Patuh Semeru 2015, kedisiplinan pengendara kendaraan atau pengguna jalan dapat lebih ditingkatkan.

(ron/fer)