Penting! Mencegah Hoax, Ini Imbauan Annuqayah Soal Kabar Santri Tenggelam

oleh -3600 Dilihat
Terbit: 1 Agustus 2025 | 15:23 WIB

SUMENEP,MaduraExpose.com – Kabar duka tenggelamnya seorang santri saat kegiatan kemah Pramuka di Pasongsongan telah menyebar luas, terutama di media sosial. Pihak Pondok Pesantren Annuqayah dengan cepat mengambil langkah untuk mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, demi mencegah hoax yang bisa meresahkan.

Melalui juru bicaranya, KH. Moh. Naqib Hasan, S.Sos., M.Pd.I., Pondok Pesantren Annuqayah meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, seperti yang banyak beredar di media sosial. Permintaan ini muncul karena hingga saat ini, pihak pondok pesantren sendiri masih menunggu informasi valid (A1) dari pembina yang berada di lokasi.

“Saya sampai sekarang belum ada kontak informasi yang A1 kejadian, karena pembina masih di lokasi dan dihubungi belum merespon,” jelas Kiai Naqib.

Beliau menekankan pentingnya menunggu keterangan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi dan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Hoax tidak hanya menyebarkan informasi yang salah, tetapi juga dapat melukai perasaan keluarga korban yang sedang berduka.

Untuk itu, Kiai Naqib dengan tegas mengimbau kepada siapa pun yang ingin mengetahui kebenaran mengenai tragedi ini agar langsung melakukan konfirmasi ke pihak Pondok Pesantren Annuqayah.

“Diharapkan konfirmasi langsung ke Pondok pesantren (Annuqayah),” tegasnya.

Pihak Annuqayah berkomitmen akan memberikan informasi yang sejelas-jelasnya setelah mendapatkan data dan fakta yang valid. Imbauan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu bijak dalam bermedia sosial dan memprioritaskan validitas informasi, terutama dalam situasi yang sensitif dan penuh duka.

HotExpose:  Omisi Kapal dan 'Hantu' Pasar Tumpah: Skenario Besar Mudik Madura 2026

"Dewan Redaksi" MADURA EXPOSE

Gambar Gravatar
www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum