Pengunggah Video Hoax Tak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Sumenep

Terbit: 30 Maret 2017 | 02:59 WIB

MADURAEXPOSE.COM–idak disangka, akibat postingan videonya yang ternyata isinya bohong (hoax) di akun media sosial (Medsos) Facebook, AM (30), warga Kelurahan Bangselok, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian.

Pemuda asal Sumenep ini, ditangkap petugas Jumat (24/3), lantaran terbukti membagikan sebuah video seorang wanita yang digambarkan pelaku penculikan anak di Sumenep, dan lehernya sudah dilukai ke salah satu group media sosial Facebook.

“Kami amankan AM, karena dinilai memberikan informasi bohong (hoax) berupa video yang suaranya diisi dengan bahasa Madura. Padahal video tersebut adalah dari luar,” kata Kapolres Sumenep AKBP H Joseph Ananta Pinora.

Dari hasil pemeriksaan pemeriksaan polisi, AM mengaku mendapatkan video tersebut dari beranda FB milik akun bernama Andre Bohay, kemudian tersangka share video tersebut ke salah satu group FB dengan tujuan untuk mengingatkan rekan – rekannya agar lebih waspada.

“Pengakuan AM begitu, tujuan share video tersebut adalah untuk mengingatkan rekan-rekannya di group FB itu,” paparnya.

Namun karena postingan video tersebut mendapat banyak tanggapan dari para anggota di grup itu, dan dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan, dan dapat mengganggu ketenangan masyarakat, maka yang bersangkutan terpaksa ditangkap.

Meski begitu, pihak kepolisian hanya akan memberikan teguran serta meminta yang bersangkutan membuat surat pernyataan, tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Kami hanya memberikan pembinaan saja, akan tetapi jika yang bersangkutan mengulangi perbuatannya lagi, langsung kami jerat dengan Undang – Undang Informasi dan Transaksi Elektronik,” pungkasnya.

(kris/din)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *