
Sumenep (Maduraexpose.com)– Zamrud Khan,SH seorang Pengamat politik dan hukum yang juga seorang pengacara melihat perlunya reformasi birokrasi dalam mengawal pemerintahan yang bersih (clean goverment) dan berwibawa.
Tak terkecuali dalam pemerintahan Achmad Fauzi yang saat ini dipercaya menjadi Bupati Sumenep priode 2021-2024.
Zamrud menilai bahwa penyelenggaraan manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab harus sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien.
“Secara prinsip, peradaban kehidupan terus bersikap dinamis. Hal ini tentu tidak bertolak belakang dengan Reformasi Birokrasi. Artinya birokrasipun perlu berbenah diri dari birokrasi konfensional menuju birokrasi yang modern,” papar Zamrud Khan,SH, Jumat 16 April 2021.
Reformasi birokrasi di Pemerintahan Bupati Achmad Fauzi,lanjutnya, bisa menaikkan rating sekaligus “menyingkirkan” pejabat dinas yang selama ini tidak produktif.
“Nah Langkah ini (reformasi birokrasi, Red) perlu diambil dalam rangka menaikkan rating pemerintahan yang baru. Sehingga pejabat dinas yang tidak produktif dan tidak professional perlu dikocok ulang atau diganti dan diberikan kepada yang lebih mumpuni atau professional,” tandasnya menambahkan.
Adik kandung pengacara kondang Azam Khan,SH ini menekankan adanya pembeda dari pemerintahan sebelumnya.
“Birokrasi hari ini harus lebih baik dari pemerintah daerah sebelumnya
Berikan ruang publik seluas mungkin demi terciptanya kepentingan masyarakat, utamanya pelayan publik harus berani revolusioner kearah yang lebih baik dan cepat,” sambungnya lagi.
Bilamana perlu, imbuh Zamrud, kepala daerah menunjuk ahli dari masyarakatnya agar mampu mendengar, melihat dan menjawab keluhan rakyatnya.
“Kebijakan kepala daerah adalah kebijakan eklusif yang diberikan oleh undang-undang termasuk mengganti kepala Dinas kendatipun,”tutupnya. (Ferry Arbania)

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)