Penasehat Hukum Direktur PT SMIP Bantah Sugianto DPO Dan Dijemput Paksa Polda Jatim

Terbit: 26 Januari 2024 | 19:04 WIB

Sumenep, Maduraexpose.com– Merebaknya berita tentang H. Sugianto Direktur PT. SMIP masuk Daftar pencarian orang (DPO) dan telah dijemput paksa oleh Tim Penyidik Tipidkor Polda Jatim dibantah keras oleh Raja Hantu alias Kurniadi salah satu penasehat hukumnya, melalui sambungan telponnya kepada media ini, Jum’at 26 Januari 2024 petang.

Menurut Si Raja Hantu, kedatangan penyidik di kediaman H. Sugianto di kawasan Perumahan Kolor Sumenep atas permintaan dirinya sebagai penasehat hukum tersangka karena kliennya sudah usia udzur.

“Jadi, tidak benar itu kalau Pak Haji Sugianto DPO. Kedatangan penyidik Polda itu bukan mau jemput paksa tapi melakukan pemeriksaan,” demikian Kurniadi,SH si Raja Hantu, salah satu penasehat hukum Direktur PT SMIP H. Sugianto, Jumat petang.

Diberitakan media sebelumnya pada Rabu (24/01/2024) tim penyidik Tipidkor Polda Jatim mendatangi kediaman H. Sugianto Direktur PT SMIP di kawasan Perumahan elit Desa Kolor, Sumenep Kota.

Tak ada keterangan apapun dari pihak penyidik Polda Jatim ke media. Namun, sejumlah aparat tertangkap kamera wartawan tampak melakukan pengawalan lengkap dengan senjata.

Sempat beredar kabar jika kedatangan tim penyidik lengkap dengan pasukan bersenjata itu dalam rangka melakukan penangkapan terhadap tersangka.

Informasi yang dihimpun Maduraexpose.com dari sumber terpercaya di Mapolres Sumenep membenarkan jika kedatangan Tim Tipidkor Polda Jatim hanya untuk melakukan pemeriksaan terhadap H. Sugianto.

“Itu tim Tipidkor Polda Jatim yang akan memeriksa H. Sugianto dan Sampai Saat ini H Sugianto tidak ada ditempat.
Diperiksa sebagai tersangka,” demikian kata sumber terpercaya di Mapolres Sumenep kepada media ini, Kamis 25 Januari 2024.

Pantauan wartawan di perumahan elit Bumi Sumekar Asri (BSA) Sumenep pada Rabu lalu, Tim Penyidik Tipikor  Polda Jatim yang didampingi pasukan elite polri Korps Brigade Mobil (Brimob) yang juga didatangkan dari Polda Jatim dengan persenjataan lengkap AK-45 AK-101/102. AK- 2000P menggunakan mobil Truk Tahanan.

Beberapa perwira Polres Sumenep juga dalam pantauan wartawan tampak dilokasi yakni Kanit  terbaik bagian pidana ekonomi (PIDEK) Nurul Huda dan Gatot penyidik tipikor polres sumenep juga Hadir di lokasi  tak jauh dari swalayan di kawasan Kolor Sumenep sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu 24 Januari 2024.

Ditempat yang sama, sejumlah wartawan juga melihat Sulaisi Abdurrazaq penasehat hukum Pengacara H Sugianto lainnya.

Namun versi Sulaisi Abdurrazaq, tak ada wartawan yang mewawancarai dirinya.

“Kemaren saya diajak ngopi di Swalayan Sakinah, wartawannya ga ada tuh yang wawancarai saya,” ujarnya melalui percakapan WhatsApp miliknya. (Ferry Arbania).

Baca berita Maduraexpose.com melalui akun X (Twitter)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *