
Sumenep, Maduraexpose.com– Tokoh masyarakat Desa Kalianget Timur meminta pihak terkait agar segera menindak lanjuti keluhan jalan rusak yang menuju pintu masuk Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura.
Hal itu disampaikan Sarkawi melalui pesan yang dikirim melalui sejumlah Grup WhatsApp agar diteruskan ke pihak yang dianggap punya wewenang melakukan perbaikan.
“Harapan saya selaku warga desa Kalianget Timur Kecamatan Kalianget yang menjadi tempat tumpuan masyarakat. Banyak peziarah dari luar Madura sering mengeluhkan akses jalan rusak dan becek. Mayoritas orang luar daerah dengan tujuan Asta Sayyid Yusuf di Kecamatan Talango,” ujar Sarkawi, tokoh masyarakat Desa Kalianget Timu, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Kamis 25 Januari 2024.
Sarkawi kembali menyampaikan keluhan para peziara tujuan Asta Sayyid Yusuf melalui jalur masuk Pelabuhan Kalianget yang belum diperbaiki.
” saya sering mendapatkan sorotan dari masyarakat terkait dengan sarana fasilitas jalan masuk ke pelabuhan yang ada di seputaran Arial penyebrangan Kalianget menuju kecamatan Talango,” imbuhnya.
Jeleknya sarana transportasi darat itu, lanjut Sarkawi hampir tiap tahun dikeluhkan oleh para peziarah yang hendak ke Asta Sayyid Yusuf Talango.
“Kondisi jalan rusak itu menjadi sorotan dari tahun ke tahun sebelumnya. Namun belum ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Sumenep maupun dari wakil rakyat yang sudah duduk di kursi DPRD Sumenep,” tandasnya.
Sarkawi mempertanyakab fungsi Anggota DPRD Sumenep yang dulu “nyaleg” melalui Dapil Sumenep I, katanya mereka mau mewakili masyarakat.” sindir Sarkawi.
Ironisnya lagi kata Sarkawi, untuk dapil Sumenep I sudah ada beberapa wakil rakyat hasil pileg 2019.
,”Jadi, kesannya tidak ada perhatian terhadap sarana jalan yang rusak ersebut. Untuk itu saya selaku masyarakat yang sering mendapatkan pengaduan dari masyarakat agar direspon oleh Anggota DPRD Sumenep.
“Memohon kepada wakil rakyat hususnya ibu Nia Kurnia yang sekarang kembali mencalonkan diri dari dapil Sumenep I, atau siapa saja yang perduli terhadap sarana jalan tersebut saya sambut dengan tangan terbuka, insyaallah.” tutup Sarkawi.
Sementara Nia Kurnia hingga berita ini diturunkan belum dilakukan konfirmasi apapun.

Sementara H. Herman Dali Kusuma dikonfirmasi terkait keluhan peziara melalui konstituennya di Dapil Sumenep I merespon dengan singkat namun penuh makna.
“Tidak semuanya menyoroti kerja dewan, tetapi ada mitra kerja yg serapan anggrannya menjadi sepenuhnya aspirasi usulan lewat eksekutor pemerintah.” Kata H. Herman Dali Kusuma, Anggota Dewan dari Fraksi PKB DPRD Sumenep Dapil Sumenep I kepada Maduraexpose.com, Kamis.
Mantan Ketua DPR Sumenep ini menambahkan, kerusakan yang dikeluhkan para peziarah melalui Tokoh Masyarakat Kalianget Timur itu patut diapresiasi.
Karena menurut politisi yang juga jago puisi ini menambahkan, persoalan tersebut sepenuhnya menjadi perhatian dinas terkait.
“Dinas terkait sepenuhnya mengusulkan pada anggota DPRD sebagai bagian dari perwakilan rakyat,” tutupnya.
(Ferry Arbania)

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
