Pemkab Sumenep Akui Tak Berwenang Menindak Puluhan Tambang Ilegal

Terbit: 19 Agustus 2025 | 05:20 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com – Puluhan tambang galian C tanpa izin telah beroperasi secara bebas di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, selama setahun terakhir. Tambang-tambang ilegal ini tersebar di lima kecamatan, yaitu Batuan, Gapura, Lenteng, Bluto, dan Pragaan, dengan total mencapai 42 titik aktif.

Ironisnya, dari puluhan tambang tersebut, hanya satu yang telah menyelesaikan seluruh prosedur perizinan yang berlaku. Kondisi ini menjadi sorotan serius, terutama setelah Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Kabupaten Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, angkat bicara.

Dalam pernyataannya kepada media, Dadang mengakui bahwa para penambang tetap beroperasi meski ilegal, dengan alasan memenuhi kebutuhan pembangunan. “Bersama tim, bisa setahun ini mereka sudah beroperasi, karena satu sisi pembangunan harus jalan, tapi tidak harus mengindahkan regulasi maupun aturan yang ada,” ujar Dadang.

Ia menambahkan bahwa setiap penambang wajib memenuhi prosedur, termasuk mempekerjakan tenaga ahli geoparsial. Namun, ia juga menegaskan bahwa Pemkab Sumenep tidak memiliki kewenangan langsung untuk melakukan penindakan atau bahkan memberikan izin.

“Kewenangan perizinan dan penindakan terhadap pelanggaran sepenuhnya di Pemprov Jatim,” jelasnya dikutip dari Kompas.com. Meski demikian, Pemkab berinisiatif melakukan sosialisasi kepada para penambang agar mereka memahami dan menjalani proses legalitas yang benar. [kmp/gim/dbs]

HotExpose:  Kodim Sumenep Serahkan Truk Operasional KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *