
Sumenep (Maduraexpose.com)- Kisruh pemilih fiktif di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dikawasan Kota Sumenep mulai terungkap oleh para komisioner Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepala Daerah yang dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 9 Desember 2015.
Terbaru, Panwaslu menemukan adanya pemilih fiktif di TPS 7 Desa Kebunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dengan jumlah lebih dari 100 orang.
“Kami menemukan adanya dugaan pemilih fiktif di TPS 7 Desa Kebunan sebanyak 126 orang. Ini benar-benar kacau karena orang-orang yang dimasukkan dalam data itu tidak ada orangnya”, ujar Zamrud Khan, salah satu Komisioner Panwaslu Kab. Sumenep kepada Maduraexpose.com, Jum’at Malam (18/9/2015).
Zamrud mendesak agar KPU segera melakukan perbaikan secepatnya dan jangan sampai hal ini terulang lagi di seluruh TPS kebunan maupun TPS di desa lainnya”, tandasnya.
Temuan Panwaslu ini mendapat reaksi keras dari Komisioner KPU setempat. Mereka ‘menantang’ pihak pengawas untuk membuktikan temuan tersebut secara otentik.
“Silahkan temuannya dilaporkan ke TPS dan KPU siap menindaklanjuti”, ujar Rahbini, Komisoner KPU Sumenep kepada awak media.
(fer)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)