Sejumlah pendukung salah satu paslon di Kantor KPU Sumenep (Foto: Ferry Arbania/Maduraexpose.com)

Sumenep (Maduraexpose.com)- Kisruh pemilih fiktif di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dikawasan Kota Sumenep mulai terungkap oleh para komisioner Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kepala Daerah yang dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 9 Desember 2015.

Terbaru, Panwaslu menemukan adanya pemilih fiktif di TPS 7 Desa Kebunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dengan jumlah lebih dari 100 orang.

“Kami menemukan adanya dugaan pemilih fiktif di TPS 7 Desa Kebunan sebanyak 126 orang. Ini benar-benar kacau karena orang-orang yang dimasukkan dalam data itu tidak ada orangnya”, ujar Zamrud Khan, salah satu Komisioner Panwaslu Kab. Sumenep kepada Maduraexpose.com, Jum’at Malam (18/9/2015).

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Zamrud mendesak agar KPU segera melakukan perbaikan secepatnya dan jangan sampai hal ini terulang lagi di seluruh TPS kebunan maupun TPS di desa lainnya”, tandasnya.

Temuan Panwaslu ini mendapat reaksi keras dari Komisioner KPU setempat. Mereka ‘menantang’ pihak pengawas untuk membuktikan temuan tersebut secara otentik.

“Silahkan temuannya dilaporkan ke TPS dan KPU siap menindaklanjuti”, ujar Rahbini, Komisoner KPU Sumenep kepada awak media.

(fer)