Pemerintahan Buysro Jalan ditempat, Said Abdullah Minta Maaf

0
792
Buysro Karim saat menghadiri acara " Apel Kebangsaan dan Deklarasi Pemuda Relawan Tanggap Bencana Sosial GP Ansor Sumenep. [Foto:Ferry Arbania/maduraexpose.com]

Sumenep (Maduraexpose.com)- Sejak setahun setelah pemerintahan A.BusyroKarim-Seongkono Sidik (Abussidik) berjalan, politisi senior PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI asal Sumenep, MH.Said Abdullah tak bosan-bosannya menyampaikan permintaan maaf karena turut andil mengusung dua figur tersebut hingga sukses menjadi Bupati dan wakil bupati pada Pilkada Sumenep 2010.

“PDI Perjuangan dan saya sebagai pribadi juga salah karena ikut mengusung pada proses pencalonan hingga terpilihnya pasangan Abussidik. Jadi, saya minta maaf. Permohonan maaf saya juga sudah disampaikan sejak satu tahun pertama pemerintahan Abussidik,” kata MH Said Abdullah disela-sela acara ‘Open House’, di Rumahnya, Jalan Kartini, Kepanjen, Sumenep, beberapa waktu lalu seperti dilansir portalmadura.com.

Kendati ‘mengecewakan’ Said mengaku memiliki tanggung jawab dalam menyelasaikan pemerintahan Abussidik selama lima tahun. Ia bilang, pemerintahan Abussidik jalan ditempat karena tidak kompak. Bahkan ada kecendrungan jalan sendiri-sendiri alias bersebrangan.

“Satu ke timur yang satunya (lagi) jalan ke barat. Jadi, Pemerintahan Abussidik itu berjalan ditempat,” tandasnya.

Sekedar mengingatkan, kepemimpinan Abussidik sebagai bupati dan wakil bupati periode 2010-2015 di Kabupaten Sumenep merupakan koalisi PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

(fer/***)