Pembentukan Pengurus DPC Sumenep Gaduh, 13 PAC PPP Ancam Luruk DPW Jatim

Terbit: 10 Desember 2016 | 01:15 WIB

MADURAEXPOSE.COM—Gara-gara tidak dilibatkan dalam pemilihan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC), 13 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengancam akan ngeluruk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Timur, di Surabaya.

Ancaman tersebut dilontarkan beberapa pengurus PAC PPP Sumenep, saat mengadakan rapat kordinasi di salah satu hotel, Jumat (9/12/2016).

Bahkan A. Muhdar, Ketua PAC PPP Kecamatan Pragaan, menilai hasil pemilihan pengurus yang dilakukan kubu DPC, dinilai cacat hukum dan tidak masuk akal.

Karena semestinya pemilihan pengurus DPC itu, harus melibatkan beberapa unsur pengurus, termasuk lima dewan formatur yang sebelumnya sudah terbentuk.

“Mestinya pemilihan atau penentuan pengurus DPC, harus melibatkan lima dewan formatur, yang sudah dibentuk sebelumnya. Tapi ini tidak, pemilihan pengurus DPC hanya dihadiri beberapa oknum pengurus, sehingga hasilnya cacat hukum,” kata A. Muhdar, Ketua PAC Pragaan, yang juga ditunjuk sebagai dewan formatur PAC.

Parahnya lagi, setelah kepengurusan DPC terbentuk, tak lama kemudian Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPC terpilih diterbitkan oleh DPW.

Tentu saja dengan terbitnya SK pengurus DPC PPP yang baru, akan memancing pergolakan diinternal tubuh partai berlambang ka’bah tersebut, yang sebelumnya memang sudah ada dualisme kubu.

“Keputusan DPW PPP Jatim sangat tidak maasuk akal dan menyalahi aturan. Sehingga SK yang dikeluarkan tidak sah,” bebernya.

Oleh sebab itu, pihaknya bersama pengurus PAC PPP yang lain, akan mempertanyakan keabsahan SK pengurus DPC PPP Sumenep, ke DPW PPP Jatim.

“Kami (PAC PPP Sumenep) menolak penetapan Ketua dan Sekretaris serta pengurus DPC PPP Sumenep lainnya. Karena pemilihannya tidak melalui prosedur yang benar. Makanya akan kami pertanyakan ke DPW Jatim,” pungkasnya.

Sebagaimana informasi yang berkembang, dalam penentuan pengurus DPC PPP Sumenep, terjadi dualisme pemikiran antara DPC dan PAC. PAC PPP Sumenep, mengusulkan Ali Fikri dan Saiful Barri untuk menjabat sebagai Ketua dan Sekretaris DPC PPP Sumenep. Sedang DPC PPP Sumenep mengusulkan Moh. Solehudin dan Sukri sebagai Ketua dan Sekretaris DPC PPP Sumenep.

Namun dari dua usulan kader partai PPP Sumenep, DPW PPP Jatim lebih memilih usulan DPC PPP Sumenep dengan meloloskan Moh. Solehudin dan Sukri sebagai Ketua dan Sekretaris serta pengurus lainnya. (udiens)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *