PCNU Sumenep Goes Participative: Konsolidasi Ranting-MWC, Cetak Program Kerja Bottom-Up 2025-2030

Terbit: 28 Oktober 2025 | 03:05 WIB

SUMENEP – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mengambil langkah strategis nan fundamental dengan menggelar Lokakarya Perencanaan Program PCNU Sumenep masa khidmat 2025–2030. Kegiatan yang berfokus pada perencanaan partisipatif ini diselenggarakan selama dua hari, pada 25–26 Oktober 2024, bertempat di Kantor PCNU Sumenep, lantai dua.

Lokakarya ini menjadi momentum krusial bagi organisasi Islam terbesar di Sumenep untuk memetakan arah program kerja yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

 

Partisipasi Meluas, Merangkul Seluruh Elemen NU

 

Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari berbagai spektrum organisasi. Mulai dari pengurus PCNU, Majelis Wakil Cabang (MWC) se-Kabupaten Sumenep, seluruh badan otonom (Banom), lembaga-lembaga NU, hingga perwakilan pengurus ranting dan anak ranting. Keterlibatan aktif dari kalangan profesional dan akademisi perguruan tinggi di Sumenep turut memperkaya perspektif program.

Ketua Panitia, Ahmad Shiddiq, menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme, mencerminkan komitmen bersama warga NU.

“Semoga lokakarya ini menjadi program jariyah bagi warga NU Sumenep dalam melahirkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi umat,” ujar Shiddiq pada Senin (27/10/2025), menekankan dimensi keagamaan dan amal jariah dari setiap program yang dirumuskan.

 

Fokus Strategis: Dari Pesantren hingga Ekonomi Umat

 

Lokakarya ini menggariskan berbagai bidang strategi yang menjadi prioritas PCNU Sumenep untuk lima tahun ke depan. Bidang-bidang ini mencakup spektrum luas, antara lain:

  • Pendidikan dan Kebudayaan
  • Kelembagaan dan Keagamaan
  • Hukum dan Lingkungan Hidup
  • Ekonomi, Pertanian, serta Kesehatan dan Keluarga

Selain mengurai arah dan prioritas, lokakarya berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat komitmen kolaborasi yang solid antarunsur NU, mulai dari tingkat cabang hingga ke akar rumput.

Hasil rancangan program yang disusun melalui proses partisipatif ini nantinya akan dibahas dan disepakati lebih lanjut dalam Konferensi Cabang (Konfercab). Kesepakatan di Konfercab akan menjadi program dasar bagi kepengurusan PCNU Sumenep masa khidmat 2025–2030, memastikan program yang terarah, bermanfaat, dan berdampak nyata bagi umat dan masyarakat luas.

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *