Payah, 24 Lampu PJU Dishub Sumenep Mati

Terbit: 11 Januari 2015 | 02:59 WIB

Sumenep, MaduraExpose.com- Penerangan Jalan Umum (PJU) dibawah pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep sering terlihat mati tak menyala.

Informasina, kejadian tersebut bukan hanya terjadi satu atau dua kali. Bahkan sudah berkali-kali dikeluhkan pengendara. Lampu PJU tersebut di gantung pada tiang ukuran sedang yang ditancapkan pada trotoar yang juga baru dibangun ditengah jalan umum.

“Saya sudah berapa kali lewat di Jalan Raya Gedungan Sumenep ini. Dan penerangan jalan umum yang dilengkapi lampu hias itu terlihat mati. Petugas Dishubnya kemana ya?”, terang Syafi’i, salah satu pengendara bermotor kepada MaduraExpose.com, Minggu (11/1/2015).

Akibat banyaknya PJU yang mati tanpa perhatian dinas terkait, para pengendara tersebut mengaku sangat was-was karena jalanan menjadi gelap. Sementara ditengah jalan sudah dibangun trotoar yang bisa berdampak pada terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Harusnya ada perhatian dari petugas Dinas Perhubungan agar puluhan lampu yang mati itu segera digani. Ini kok malah terkesan begitu saja.Lagian kalau diingat-ingat lampu yang mati itu relatif baru, tapi kok sudah pada mati ya. Apa mungkin menggunakan murah non SNI?”, ujar Dayat salah satu warga Sumenep.

Pantauan MaduraExpose.com sejak Sabtu malam hingga Minggu dini hari (11/1/2015), ada sekitar 24 lampu PJU yang dibiarkan mati tanpa dilakukan perbaikan. Dari 24 lampu yang mati itu, semuanya digantung pada tiang besi yang sebagian dilengkapi dengan lampu hias.

PJU yang banyak mati itu terpantau mulai depan Kampus STKIP PGRI, SPBU hingga disepanjang Jalan Raya Gedungan Sumenep atau sebelah selatan Kampus Wiraraja.

(khz/fer)

#Konsep Dasar Lampu Penerangan Jalan

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *